Connect with us

Berita Tarakan

LMND Kota Tarakan Gelar Unjuk Rasa Damai

Published

on

Penyerahan petisi oleh Korlap Unjuk rasa (baju merah).

TARAKAN – Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis, 23/9/2021, melakukan aksi turun kejalan, dalam rangka solidaritas penangkapan, Anhar, kader LMND Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang menolak aktifitas penambangan diwilayah mereka.

Turun nya LMND kota Tarakan ini, terkait adanya Intruksi Nasional dari LMND,  serta titik orasi aksi yang dilakukan yaitu, di Simpang IV (Grand Tarakan Mall (GTM).

Menurut Aswan ketua LMND Tarakan melalui pesan WhatsAPP kemedia ini  menyebutkan, sebelumnya massa aksi sekitar 30 orang berkumpul di titik kumpul di sekretariat LMND , Kampung VI.

Selanjutnya melakukan longmarch ke Simpang IV GTM menggunakan R2 sebanyak 25 unit, setibanya di Simpang GTM langsung melaksanakan konsolidasi dan melakukan orasi secara bergantian.

Aksi damai selesai pukul 16.48 wita, berjalan aman dan damai selanjutnya peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Saat melakukan aksi unjuk rasa, LMND kota Tarakan ini juga mengusung spanduk yang jelas terbaca dan bertuliskan aksi solidaritas dan hari tani , wujudkan reforma agraria sejati. Bebaskan kawan Anhar  serta cabut Omnibuslaw.

Mereka juga mengecem tindakan diskriminasi dan diskriminatif yang di lakukan aparat terhadap saudara Anhar pada saat melakukan aksi penolakan penambangan di Kendari (Sultra), menuntut Kawan Anhar tersebut segera di bebaskan.

Sekaligus mengecam adanya dugaan perampasan tanah milik masyarakat oleh perusahaan-perusahaan yangg telah di bekingi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab serta punya kepentingan pribadi.

Dalam pelaksanaan aksi damai peserta aksi (korlap) juga memberikan surat petisi ke pihak Kepolisian yang di wakili dan ditanda tangani oleh Kabag Ops Polres Tarakan. *

Editor : Sahri.

Tarakan

IMDKT Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Pelecehan Etnis Punan

Published

on

Tobing Setiawan Ketua IMDKT

TARAKAN – Ikatan Mahasiswa Dayak Kota Tarakan (IMDKT) berharap laporan terkait dugaan pelecehan kepada sub Suku Dayak Punan beberapa waktu lalu melalui media sosial (Medsos) ditindaklanjuti oleh aparat yang berwenang.

“Kenapa kita mendesak dugaan pelecehan itu ditindaklanjuti, karena perbuatan demikian sudah jelas mencederai kebhinekaan yang sudah kita rajut sedemikian indah dinegara Indonesia tercinta ini, ” kata Tobing Setiawan ketua IMDKT melalui pesan elektronik ke WhatsAPP media ini, Senin 16/5/2022.

Agar ada efek jera kepada oknum dimaksud, serta bentuk pelajaran supaya kedepan tak ada lagi cuitan-cuitan atau unggahan yang mengarah kepada praktik rasisme dimedia sosial.

“Mati kita gunakan medsos untuk hal-hal yang bermanfaat saling tukar informasi sebagai sarana pengetahuan dan pembelajaran, ” ajak Tobing Setiawan.

Di bagian lain ia juga menegaskan apabila tak ada tindaklanjut dari perihal itu. Pihaknya berjanji akan mengadakan aksi turun kejalan.

“Harapan saya dan teman-teman laporan kami beberapa waktu lalu ada tindaklanjutnya, ” pungkas Tobing Setiawan.

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Tarakan

Pendapatan PDAM Tirta Alam Tarakan Deviden nya Tembus Rp 8,2 Miliar

Published

on

Iwan Setiawan S Pd, Direktur Utama PDAM Tirta Alam Kota Tarakan.

– Ini strategi kerja Iwan Setiawan Sebagai Direktur Utama.

TARAKAN – Sebelum dipimpin oleh Iwan Setiawan S Pd, sebagai Direktur Utama (Dirut), pendapatan atau laba bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, sangat jauh dari yang diharapkan, namun berkat tangan dingin nya, kini perusahaan plat merah itu mampu menyumbang Pendpatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pendapatan bukan pajak (Deviden) sebesar Rp 8 Milyar lebih pertahun.

Mau tau strategi apa yang diterapkan Iwan Setiawan, berikut wawancara nya dengan Jurnal Kaltara melalui sambungan telpon selular, Kamis 24/2/2022.

Pertama-tama kata Iwan, sebelum dirinya mendapat kepercayaan sebagai Direktur Utama, bukan nya laba yang didapat, melain kan hampir tidak ada sama sekali.

“Yang pertama langkah saya adalah melakukan efisiensi, kedua merombak semua manajemen yang ada dan mengatur semua sistem administrasi, ” ujarnya.

Termasuk merubah budaya kerja para karyawan. Serta melakukan reklasifikasj golongan pelanggan.

Misalnya lanjut dia, sebelum nya rumah pelanggan dimaksud dulu awal pemasangan jaringan masih kecil atau biasa-biasa saja. Sekarang sudah mengalami perubahan, bangunan nya sudah besar.

Artinya untuk penglasifikasian pelanggan sekarang berdasarkan kelas ekonomi nya, bukan berdasarkan kelas jalan seperti sebelum nya.

“Supaya ada pemenuhan rasa keadilan terhadap pelanggan itu lah yang menjadi pemikiran mendasar untuk perhitungan beban berdasarkan kelas atau strata ekonomi, ” imbuhnya.

Kalau rumah nya besar ya bayarnya juga harus besar, sesuai dengan akaian atau beban air yang digunakan, atau mereka inj dikategorikan bukan pelanggan yang disubsidi.

Sebagai pijakan, tentu ada aturan nya, yaitu melalui Peraturan Wali Kota (Perwali). Untuk penetapan klasifikasi pelanggan berdasarkan type bangunan dan pemakaian air bersih perbulan.

Artinya pelanggan dimaksud berawal dari rumah tangga biasa, keniaga kecil hingga niaga menengah keatas. Dengan perhitungan Inilah yang membuat pendapatan PDAM Tirta Alam terus meningkat dari waktu kewaktu.

Yang tidak kalah penting kata Iwan Setiawan berulang-ulang mengatakan, adalah melakukan perombakan manajemen, administrasi dan budaya kerja tersebut.

“Awal saya dilantik, pendapatan hanya Rp 3,2 Milyar, sekarang sudah tembus Rp 5 Milyar lebih, ” tutur Iwan.

Dimana perhitungan itu, sesuai PP dan Permendagri sekitar 50 persen laba bersih disetor ke Kas Daerah Kota Tarakan.

Untuk jangka pendek, Iwan Setiawan menegaskan, pihaknya akan berupaya bagaimana pada zona merah yang masih bergilir, kedepan bagaimana air bersih bisa segera mengalir dengan normal.

“Sekarang masih ada tersiaa 5 zona yang akan kita selesaikan dari 15 zona sebelum saya memimpin PDAM Tirta Alam, ” tutur Iwan Setiawan.

Menurutnya, dukungan pemerintah kota terhadap PDAM sudah cukup bagus, khususnya dalam bentuk dukungan penyiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Menyoal sumber air baku Kpta Tarakan tak masalah, masih bisa tercukupi dengan baik.Selain beberapa sungai kecil, ada juga sungai yang besar yang debit air nya berlimpah.

“Yang ideal kota Tarakan itu harus membangun 10 embung penampungan, sekarang baru ada 5, tentu perhitungan itu sesuai perkembangan jumlah penduduk nya, ” tutup Iwan Setiawan. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Tarakan

Peringatan Hari Armada RI, Gubernur Bersama Danlantamal XIII Tanam Mangroove di Tarakan

Published

on

By

TARAKAN – Beberapa waktu lalu Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya berkesempatan berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal peninjauan dan penanaman bibit mangrove di Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung.

Potensi pengembangan kawasan hijau di wilayah Kaltara yang menjanjikan tak lepas dari perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Itu diwujudkan dengan mendukung segala program kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kawasan hijau seperti penanaman bibit mangrove.

Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII melakukan penanaman mangrove dalam rangka HUT ke-76 Armada RI Tahun 2021 di areal tambak rakyat Kota Tarakan, Sabtu (4/12).

Gubernur Zainal mengapresiasi dan berterima kasih kepada Danlantamal XIII yang memprakasai kegiatan penanaman bibit mangrove. Tentu langkah ini merupakan tindak lanjut dan dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan hijau, khususnya di Bumi Benuanta.

“Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan supaya tutupan mangrove lebih banyak di Kaltara,” ujarnya.

Gubernur Zainal menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 81 ribu hektare penutupan mangrove yang ada di Kaltara. Ia berkeinginan agar masyarakat pun ikut terlibat langsung dalam program ini yang mana kedepannya akan memberikan dampak baik terhadap lingkungan di Kaltara.

“Manakala kita bersama-sama, sepetak lahan yang kita tanami akan menambah tutupan mangrove di Kaltara,” pesan orang nomor satu di Kaltara.

Terakhir, pesan mantan Wakapolda Kaltara ini kepada masyarakat Kaltara untuk turut membantu, menjaga dan memelihara lingkungan seperti tanaman mangrove yang ada dikawasan pertambakan.

“Saya harap apa yang sudah kita lakukan ini dijaga dan dipelihara,” pungkasnya. (el.r/dkisp.kaltara)

Continue Reading

Trending