Connect with us

Berita Tarakan

Peringatan Hari Armada RI, Gubernur Bersama Danlantamal XIII Tanam Mangroove di Tarakan

Published

on

TARAKAN – Beberapa waktu lalu Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya berkesempatan berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal peninjauan dan penanaman bibit mangrove di Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung.

Potensi pengembangan kawasan hijau di wilayah Kaltara yang menjanjikan tak lepas dari perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Itu diwujudkan dengan mendukung segala program kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kawasan hijau seperti penanaman bibit mangrove.

Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII melakukan penanaman mangrove dalam rangka HUT ke-76 Armada RI Tahun 2021 di areal tambak rakyat Kota Tarakan, Sabtu (4/12).

Gubernur Zainal mengapresiasi dan berterima kasih kepada Danlantamal XIII yang memprakasai kegiatan penanaman bibit mangrove. Tentu langkah ini merupakan tindak lanjut dan dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan hijau, khususnya di Bumi Benuanta.

“Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan supaya tutupan mangrove lebih banyak di Kaltara,” ujarnya.

Gubernur Zainal menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 81 ribu hektare penutupan mangrove yang ada di Kaltara. Ia berkeinginan agar masyarakat pun ikut terlibat langsung dalam program ini yang mana kedepannya akan memberikan dampak baik terhadap lingkungan di Kaltara.

“Manakala kita bersama-sama, sepetak lahan yang kita tanami akan menambah tutupan mangrove di Kaltara,” pesan orang nomor satu di Kaltara.

Terakhir, pesan mantan Wakapolda Kaltara ini kepada masyarakat Kaltara untuk turut membantu, menjaga dan memelihara lingkungan seperti tanaman mangrove yang ada dikawasan pertambakan.

“Saya harap apa yang sudah kita lakukan ini dijaga dan dipelihara,” pungkasnya. (el.r/dkisp.kaltara)

Tarakan

Gandeng LSP-KPK, BPSDM Kaltara Gelorakan Budaya Anti Korupsi Melalui Diklat

Published

on

By

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bekerjasama dengan LSP-KPK menyelenggarakan Diklat Calon Penyuluh Anti Korupsi bagi Tenaga Pendidik dan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi melalui jalur pengalaman/Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang diselenggarakan di SwissBell Hotel Tarakan, dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 3 Desember 2021.

Kegiatan ini bagian dari pelaksanaan Syncrounous Diklat dan Sertifikasi yang sebelumnya dilaksanakan secara Assyncrounous melalui LMS KPK yang dihelat sejak 26-29 November 2021.

Secara umum kegiatan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi bagi calon penyuluh anti korupsi sehingga menjadi modal awal dalam rangka memberikan skill teknis penyuluh Antikorupsi dalam rangka mengiplementasikan Pergub 47 Tahun 2020 Tentang Pendidikan Anti Korupsi di lingkungan Provinsi Kaltara.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Kaltara, Muhamad Ishak yang mewakili Gubernur Kaltara, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada jenjang pendidikan yang sangat penting dilaksanakan secara sistematis, terpadu dan berkelanjutan untuk menanamkan budaya antikorupsi terkhusus kepada insan pendidik di Provinsi Kaltara yang diharapkan menjadi agen penebar benih Budaya Antikorupsi.

“Pada dasarnya pencegahan dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk para pendidik seperti yang didiklatkan pada hari ini,” ungkapnya di hadapan peserta, Senin (30/11/2021).

Beliau menambahkan bahwa Pemprov Kaltara telah melahirkan produk hukum, yakni Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pendidikan Anti Korupsi yang berimplikasi terhadap penguatan Pendidikan Antikorupsi di Bumi Benuanta, yang secara umum mengedukasi kepada seluruh unsur masyarakat untuk memerangi korupsi, yang secara khusus ditujukan kepada pendidik dan peserta didik, orang tua siswa, Aparatur Sipil Negara, BUMD dan Masyarakat.

“Kegiatan ini juga, merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat terkait penanaman Budaya Antikorupsi yang dimulai dari generasi muda dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran serta Masyarakat yang diwakili Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi, Diah Novianthi yang juga turut hadir pada kegiatan mengapresiasi lahirnya Peraturan Gubernur Kaltara Nomor 47 Tahun 2020 yang menurutnya komitmen Pemerintah Kaltara dalam membudayakan Antikorupsi.

“Lahirnya Pergub Nomor 47 Tahun 2020 merupakan gerak cepat dan kerja cepat dalam memberantas Korupsi di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk keterlibatan peran serta elemen masyarakat salah satunya Pemprov Kaltara melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam mengedukasi Budaya Anti Korupsi, yang secara harafiah dilaksanakan melalui strategi Trisula pemberantasan Korupsi.

“Pemberantasan Korupsi dapat dilakukan melalui trisula pemberantasan, yaitu Pencegahan, Pendidikan, dan penindakan,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan Diklat Calon Penyuluh Antikorupsi.

Sebagai informasi, kegiatan Syncrounous Diklat Penyuluh dilaksanakan selama 3 hari dengan pola pembelajaran klasikal melalui 6 kelompok yang masing-masing didampingi oleh Penyuluh dari LSP-KPK. (prd/bpsdmkaltara)

Continue Reading

Tarakan

Sekda Kaltara Apresiasi UKW Yang Dilaksanakan Oleh LSPR

Published

on

Sekda Kaltara Dr H Suriansyah M Ap saat diwawancarai Wartawan usai membuka acara pelatihan UKW di Hotel Swisbell Tarakan, 24/9/2021 siang.

TARAKAN – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Suriansyan M Ap, Jumat, 24/9/2021 secara resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan, yang digelar di Hotels Swissbell, Tarakan, dilaksanakan oleh London School Of Public Relation (LSPR), berkerjasama dengan Dewan Pers Republik Indonesia.

Uji Kompetensi itu diikuti sebanyak 49 orang peserta dari kuota yang diberikan oleh Dewan Pers untuk setiap Provinsi sebanyak 54 orang tersebut.

Ditemui usai acara, Sekdaprov Suriansyah menyebut, pihaknya sangat menyambut baik diadakan nya pelatihan Uji Kompetensi Wartawan. Agar kedepan para insan pers yang ada di Kaltara khususnya bisa kian profersional dalam setiap penulisan beritta.

“Saya berharap kepada seluruh peserta bisa mengikuti Uji Kompetensi dengan sungguh-sungguh, “ ujar Suriansyah.

Kompeten dimaksud lanjutnya, adalah dengan telah dikeluarkannya sertifikar tanda kelulusan oleh tim penguji kepada peserta (Wartawan, red)

Karenananya, peserta wajib mengikuti setiap tahapan dengan baik, “ Saya juga menyampai kan ucapan terima kasih kepada pelaksana yang memberikan kesempatan untuk membuka acara UKW hari ini, “ tutup Suriansyah.

Sementara itu, Dedy Irwandi dari LSPR selaku ketua Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan menyambut baik antusiasme para pewarta yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Swissbell Hotel Tarakan, Jumat 24/9/2021.

“Saya ucapkan selamat datang kepada para peserta UKW dan ucapan terima kasih kepada bapak Suriansyah, Sekdaprov Kaltara yang berkenan memnbuka acara, “ ujar Dedy Irwandi mengawali sambutan nya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, semuanya tak terlepas dari dukungan semua pihak yang berkompeten, termasuk animo yang kuat dari para wartawan untuk mengikutinya.

“Jujur dengan pelaksanaan UKW di Kaltara ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami, : ujarnya.

Ia juga berharap dengan telah diikutinya UKW tersebut, para peserta bisa lebih professional dalam menggeluti profesinya.

Sedangkan Jamalul Insan Anggota Dewan Pers Republik Indonesia dalam paparannya menegaskan, semua peserta wajib mensukuri rahmat dan anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT tuhan semesta alam, lantaran semuanya bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan.

“Bersukur hari ini kita semua bisa mengikuti uji kompetensi, yang berminat banyak namun yang berkesempatan tidak semua orang, “ imbuhnya.

Tujuan pelatihan ini, kata dia, selain seertifikat untuk para Wartawan, juga kepada perusahaan media yang wajib perivikasi secara factual oleh Dewan Pers. *

Editor : Sahri.

Continue Reading

Tarakan

LMND Kota Tarakan Gelar Unjuk Rasa Damai

Published

on

Penyerahan petisi oleh Korlap Unjuk rasa (baju merah).

TARAKAN – Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis, 23/9/2021, melakukan aksi turun kejalan, dalam rangka solidaritas penangkapan, Anhar, kader LMND Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang menolak aktifitas penambangan diwilayah mereka.

Turun nya LMND kota Tarakan ini, terkait adanya Intruksi Nasional dari LMND,  serta titik orasi aksi yang dilakukan yaitu, di Simpang IV (Grand Tarakan Mall (GTM).

Menurut Aswan ketua LMND Tarakan melalui pesan WhatsAPP kemedia ini  menyebutkan, sebelumnya massa aksi sekitar 30 orang berkumpul di titik kumpul di sekretariat LMND , Kampung VI.

Selanjutnya melakukan longmarch ke Simpang IV GTM menggunakan R2 sebanyak 25 unit, setibanya di Simpang GTM langsung melaksanakan konsolidasi dan melakukan orasi secara bergantian.

Aksi damai selesai pukul 16.48 wita, berjalan aman dan damai selanjutnya peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Saat melakukan aksi unjuk rasa, LMND kota Tarakan ini juga mengusung spanduk yang jelas terbaca dan bertuliskan aksi solidaritas dan hari tani , wujudkan reforma agraria sejati. Bebaskan kawan Anhar  serta cabut Omnibuslaw.

Mereka juga mengecem tindakan diskriminasi dan diskriminatif yang di lakukan aparat terhadap saudara Anhar pada saat melakukan aksi penolakan penambangan di Kendari (Sultra), menuntut Kawan Anhar tersebut segera di bebaskan.

Sekaligus mengecam adanya dugaan perampasan tanah milik masyarakat oleh perusahaan-perusahaan yangg telah di bekingi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab serta punya kepentingan pribadi.

Dalam pelaksanaan aksi damai peserta aksi (korlap) juga memberikan surat petisi ke pihak Kepolisian yang di wakili dan ditanda tangani oleh Kabag Ops Polres Tarakan. *

Editor : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi