Connect with us

Berita Tarakan

Sekda Kaltara Apresiasi UKW Yang Dilaksanakan Oleh LSPR

Published

on

Sekda Kaltara Dr H Suriansyah M Ap saat diwawancarai Wartawan usai membuka acara pelatihan UKW di Hotel Swisbell Tarakan, 24/9/2021 siang.

TARAKAN – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Suriansyan M Ap, Jumat, 24/9/2021 secara resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan, yang digelar di Hotels Swissbell, Tarakan, dilaksanakan oleh London School Of Public Relation (LSPR), berkerjasama dengan Dewan Pers Republik Indonesia.

Uji Kompetensi itu diikuti sebanyak 49 orang peserta dari kuota yang diberikan oleh Dewan Pers untuk setiap Provinsi sebanyak 54 orang tersebut.

Ditemui usai acara, Sekdaprov Suriansyah menyebut, pihaknya sangat menyambut baik diadakan nya pelatihan Uji Kompetensi Wartawan. Agar kedepan para insan pers yang ada di Kaltara khususnya bisa kian profersional dalam setiap penulisan beritta.

“Saya berharap kepada seluruh peserta bisa mengikuti Uji Kompetensi dengan sungguh-sungguh, “ ujar Suriansyah.

Kompeten dimaksud lanjutnya, adalah dengan telah dikeluarkannya sertifikar tanda kelulusan oleh tim penguji kepada peserta (Wartawan, red)

Karenananya, peserta wajib mengikuti setiap tahapan dengan baik, “ Saya juga menyampai kan ucapan terima kasih kepada pelaksana yang memberikan kesempatan untuk membuka acara UKW hari ini, “ tutup Suriansyah.

Sementara itu, Dedy Irwandi dari LSPR selaku ketua Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan menyambut baik antusiasme para pewarta yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Swissbell Hotel Tarakan, Jumat 24/9/2021.

“Saya ucapkan selamat datang kepada para peserta UKW dan ucapan terima kasih kepada bapak Suriansyah, Sekdaprov Kaltara yang berkenan memnbuka acara, “ ujar Dedy Irwandi mengawali sambutan nya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, semuanya tak terlepas dari dukungan semua pihak yang berkompeten, termasuk animo yang kuat dari para wartawan untuk mengikutinya.

“Jujur dengan pelaksanaan UKW di Kaltara ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami, : ujarnya.

Ia juga berharap dengan telah diikutinya UKW tersebut, para peserta bisa lebih professional dalam menggeluti profesinya.

Sedangkan Jamalul Insan Anggota Dewan Pers Republik Indonesia dalam paparannya menegaskan, semua peserta wajib mensukuri rahmat dan anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT tuhan semesta alam, lantaran semuanya bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan.

“Bersukur hari ini kita semua bisa mengikuti uji kompetensi, yang berminat banyak namun yang berkesempatan tidak semua orang, “ imbuhnya.

Tujuan pelatihan ini, kata dia, selain seertifikat untuk para Wartawan, juga kepada perusahaan media yang wajib perivikasi secara factual oleh Dewan Pers. *

Editor : Sahri.

Tarakan

IMDKT Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Pelecehan Etnis Punan

Published

on

Tobing Setiawan Ketua IMDKT

TARAKAN – Ikatan Mahasiswa Dayak Kota Tarakan (IMDKT) berharap laporan terkait dugaan pelecehan kepada sub Suku Dayak Punan beberapa waktu lalu melalui media sosial (Medsos) ditindaklanjuti oleh aparat yang berwenang.

“Kenapa kita mendesak dugaan pelecehan itu ditindaklanjuti, karena perbuatan demikian sudah jelas mencederai kebhinekaan yang sudah kita rajut sedemikian indah dinegara Indonesia tercinta ini, ” kata Tobing Setiawan ketua IMDKT melalui pesan elektronik ke WhatsAPP media ini, Senin 16/5/2022.

Agar ada efek jera kepada oknum dimaksud, serta bentuk pelajaran supaya kedepan tak ada lagi cuitan-cuitan atau unggahan yang mengarah kepada praktik rasisme dimedia sosial.

“Mati kita gunakan medsos untuk hal-hal yang bermanfaat saling tukar informasi sebagai sarana pengetahuan dan pembelajaran, ” ajak Tobing Setiawan.

Di bagian lain ia juga menegaskan apabila tak ada tindaklanjut dari perihal itu. Pihaknya berjanji akan mengadakan aksi turun kejalan.

“Harapan saya dan teman-teman laporan kami beberapa waktu lalu ada tindaklanjutnya, ” pungkas Tobing Setiawan.

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Tarakan

Pendapatan PDAM Tirta Alam Tarakan Deviden nya Tembus Rp 8,2 Miliar

Published

on

Iwan Setiawan S Pd, Direktur Utama PDAM Tirta Alam Kota Tarakan.

– Ini strategi kerja Iwan Setiawan Sebagai Direktur Utama.

TARAKAN – Sebelum dipimpin oleh Iwan Setiawan S Pd, sebagai Direktur Utama (Dirut), pendapatan atau laba bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, sangat jauh dari yang diharapkan, namun berkat tangan dingin nya, kini perusahaan plat merah itu mampu menyumbang Pendpatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pendapatan bukan pajak (Deviden) sebesar Rp 8 Milyar lebih pertahun.

Mau tau strategi apa yang diterapkan Iwan Setiawan, berikut wawancara nya dengan Jurnal Kaltara melalui sambungan telpon selular, Kamis 24/2/2022.

Pertama-tama kata Iwan, sebelum dirinya mendapat kepercayaan sebagai Direktur Utama, bukan nya laba yang didapat, melain kan hampir tidak ada sama sekali.

“Yang pertama langkah saya adalah melakukan efisiensi, kedua merombak semua manajemen yang ada dan mengatur semua sistem administrasi, ” ujarnya.

Termasuk merubah budaya kerja para karyawan. Serta melakukan reklasifikasj golongan pelanggan.

Misalnya lanjut dia, sebelum nya rumah pelanggan dimaksud dulu awal pemasangan jaringan masih kecil atau biasa-biasa saja. Sekarang sudah mengalami perubahan, bangunan nya sudah besar.

Artinya untuk penglasifikasian pelanggan sekarang berdasarkan kelas ekonomi nya, bukan berdasarkan kelas jalan seperti sebelum nya.

“Supaya ada pemenuhan rasa keadilan terhadap pelanggan itu lah yang menjadi pemikiran mendasar untuk perhitungan beban berdasarkan kelas atau strata ekonomi, ” imbuhnya.

Kalau rumah nya besar ya bayarnya juga harus besar, sesuai dengan akaian atau beban air yang digunakan, atau mereka inj dikategorikan bukan pelanggan yang disubsidi.

Sebagai pijakan, tentu ada aturan nya, yaitu melalui Peraturan Wali Kota (Perwali). Untuk penetapan klasifikasi pelanggan berdasarkan type bangunan dan pemakaian air bersih perbulan.

Artinya pelanggan dimaksud berawal dari rumah tangga biasa, keniaga kecil hingga niaga menengah keatas. Dengan perhitungan Inilah yang membuat pendapatan PDAM Tirta Alam terus meningkat dari waktu kewaktu.

Yang tidak kalah penting kata Iwan Setiawan berulang-ulang mengatakan, adalah melakukan perombakan manajemen, administrasi dan budaya kerja tersebut.

“Awal saya dilantik, pendapatan hanya Rp 3,2 Milyar, sekarang sudah tembus Rp 5 Milyar lebih, ” tutur Iwan.

Dimana perhitungan itu, sesuai PP dan Permendagri sekitar 50 persen laba bersih disetor ke Kas Daerah Kota Tarakan.

Untuk jangka pendek, Iwan Setiawan menegaskan, pihaknya akan berupaya bagaimana pada zona merah yang masih bergilir, kedepan bagaimana air bersih bisa segera mengalir dengan normal.

“Sekarang masih ada tersiaa 5 zona yang akan kita selesaikan dari 15 zona sebelum saya memimpin PDAM Tirta Alam, ” tutur Iwan Setiawan.

Menurutnya, dukungan pemerintah kota terhadap PDAM sudah cukup bagus, khususnya dalam bentuk dukungan penyiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Menyoal sumber air baku Kpta Tarakan tak masalah, masih bisa tercukupi dengan baik.Selain beberapa sungai kecil, ada juga sungai yang besar yang debit air nya berlimpah.

“Yang ideal kota Tarakan itu harus membangun 10 embung penampungan, sekarang baru ada 5, tentu perhitungan itu sesuai perkembangan jumlah penduduk nya, ” tutup Iwan Setiawan. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Tarakan

Peringatan Hari Armada RI, Gubernur Bersama Danlantamal XIII Tanam Mangroove di Tarakan

Published

on

By

TARAKAN – Beberapa waktu lalu Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya berkesempatan berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal peninjauan dan penanaman bibit mangrove di Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung.

Potensi pengembangan kawasan hijau di wilayah Kaltara yang menjanjikan tak lepas dari perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Itu diwujudkan dengan mendukung segala program kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kawasan hijau seperti penanaman bibit mangrove.

Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII melakukan penanaman mangrove dalam rangka HUT ke-76 Armada RI Tahun 2021 di areal tambak rakyat Kota Tarakan, Sabtu (4/12).

Gubernur Zainal mengapresiasi dan berterima kasih kepada Danlantamal XIII yang memprakasai kegiatan penanaman bibit mangrove. Tentu langkah ini merupakan tindak lanjut dan dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan hijau, khususnya di Bumi Benuanta.

“Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan supaya tutupan mangrove lebih banyak di Kaltara,” ujarnya.

Gubernur Zainal menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 81 ribu hektare penutupan mangrove yang ada di Kaltara. Ia berkeinginan agar masyarakat pun ikut terlibat langsung dalam program ini yang mana kedepannya akan memberikan dampak baik terhadap lingkungan di Kaltara.

“Manakala kita bersama-sama, sepetak lahan yang kita tanami akan menambah tutupan mangrove di Kaltara,” pesan orang nomor satu di Kaltara.

Terakhir, pesan mantan Wakapolda Kaltara ini kepada masyarakat Kaltara untuk turut membantu, menjaga dan memelihara lingkungan seperti tanaman mangrove yang ada dikawasan pertambakan.

“Saya harap apa yang sudah kita lakukan ini dijaga dan dipelihara,” pungkasnya. (el.r/dkisp.kaltara)

Continue Reading

Trending