“Sama Impapak” Wasiat Leluhur Bangsa Tidung Masih Terjaga Hingga Kini

“Sama Impapak” bahasa Tidung yang artinya jangan Terbelah, khususnya dalam mengambil suatu keputusan bersama untuk mencapai suatu tujuan wasiat atau pesan dari leluhur bangsa Tidung yang masih relevan hingga sekarang.

Faktanya wasiat para leluhur itu juga masih dipegang teguh oleh generasi muda (Mileniall) bangsa Tidung hingga sekarang.

“Sama Impapak” ini juga masih berkorelasi dengan semboyan “Intimung Taka Tagas, Insuai Taka Tapu” yang artinya bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, juga masih terjaga baik, khusus nya dalam memgaman kan keinginan bersama guna meraih hasil yang maksimal, contoh kecil dalam membangun sebuah tempat usaha seperti memasannv tiang belayan tugu dan tiang Kelong atau dalam bahasa Tidung disebut dengan sebutan Tamba.

Karena semboyan itulah selalu menjadi penyemangat bangsa Tidung dari masa kemasa.

Diketahui, bangsa Tidung juga sangat menjunjung adat istiadat nya, buktinya dengan terbangun nya beberapa rumah adat Tidung dibeberapa kabupaten dan kota di Kaltara menandakan bahwa bangsa Tidung sangat mencintai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Termasuk kesenian khas mereka, dimana tarian Bebalon bangsa Tidung sangat terkenal, tidak hanya di Indonesia melainkan hingga kemanca negara.

“Ku Bangga Ku Tidung, Aku Kaltara, Aku Indonesia”…***

Penulis : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!