Makna Padaw Kesarag Orang Tidung Kaltara

“Padaw” dalam bahasa Tidung yang berarti perahu atau sampan sangat memiliki arti yang dalam. Dimana pada saat tertentu keberadaan “Padaw” ini bisa menciptakan keakraban yang mendalam.

Seperti istilah “Kesarag Padaw” atau perahu kandas, biasanya ini kerap terjadi saat warga Tidung yang notabene banyak berprofesi sebagai nelayan tradisional ingin melaut, biasanya setiap perahu yang kandas akan ditarik secara bersama untuk menuju perairan yang dalam.

Belajar dari pola inilah secara langsung keakraban sesama orang Tidung terus tumbuh dan berkembang hingga sekarang.

Tidak hanya itu, setiap melaut juga pasti ada yang dituakan dalam kelompok, yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota. Tradisi ini juga terus dipertahan kan hingga sekarang, bahwa setiap generasi muda Tidung wajib taat kepada pemimpin maupun calon pemimpin yang dituakan.

Untuk diketahui, di Kalimantan Utara sendiri orang Tidung yang merupakan salah satu penduduk asli di Utara pulau Borneo tersebar mulai dari pesisir pantai hingga kewilayah pedalaman.

Faktanya diantara Muara Sungai Tubu dan Giram (Riyam) Mentarang Kabupaten Malinau terdapat salah satu sungai yang bernama sungai Tidung. Sedangkan diperbatasan Nunukan dan Tawau Sabah Malaysia terdapat salah satu monumen berupa batu yang disebut batu Tinagad yang dalam bahasa Indonesia Batu Ditebang.

Artinya secara turun temurun orang Tidung sudah lama menyebar luas, hingga kemanca negara.

Istilah “ULUN PAGUN NYAPUL ANAK PAGUN” yang artinya Orang Tidung Wajib Membantu Anak Tidung juga masih relevan hingga sekarang. *

Penulis : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *