TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, H Hamka S IP, mengapresiasi acara tolak bala akhir bulan Syafar yang diselenggarakan oleh warga desa Salimbatu kecamatan Tanjung Palas Tengah, belum lama ini
Acara dengan seribu Imbiyuku (Ketupat) tersebut, cukup semarak dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari anggota dewan, birokrat hingga Manager Comdev PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) Iwan Suryatno S Hut.
Diketahui PT PKN adalah salah satu perusahaan pertambangan batu bara yang gencar dengan program beasiswa nya kepada anak-anak ring satu perusahaan, sampai saat ini sudah ratusan anak yang dibiayai perusahaan dan tersebar dibeberapa perguruan tinggi di pulau Jawa, bahkan banyak yang dibiayai hingga kenegeri China.
Menurut H Hamka, acara akhir bulan Syafar yang dirangkai dengan pembacaan doa tolak bala seperti ini kerap dilaksanakan oleh warga Tidung secara turun temurun sejak dulu kala. “Biasanya dilaksanakan pada hari Rabu diakhir bulan Syafar, ” ujar Hamka.
Biasanya dalam acara ritual beberapa benda juga dilarungkan ke sungai, dengan harapan tak ada bencana yang menimpa serta kampung dijauhkan dari segala bencana. “Dengan tak lupa memohon doa kepada sang pencipta agar diberi keselamatan, ” tambahnya.
Beberapa kesenian tradisional seperti tari jepen juga ada. Yang diikuti oleh para tamu undangan.
Lebih lanjut H Hamka juga mendorong agar tradisi ini bisa didaftar ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai warisan tak benda. “Kalau bisa dimasuk kan menjadi kalender tetap daerah supaya lebih paten, ” ujarnya.
Harapan kita para pengurus adat Tidung kecamatan Tanjung Palas Tengah segera mengurus kelengkapan administrasi, dan Pemkab wajib mendorong agar Kemendikbud RI segera menerbitkan sertifikat nya menjadi warisan budaya tak benda tersebut. * jk/kjs.












