– Pemerintah dan dewan diminta turun kelapangan melakukan peninjauan sekaligus menetapkan harga jual.
TANJUNG SELOR – Persoalan inflasi yang dialami kita Tanjung Selor, Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara sebesar 9,2 persen tidak hanya berdampak kepada kebaikan harga sembako, namun berdampak juga terhadap kenaikan harga material bahan bangunan.
Misalnya, harga semen Gresik isi 40 kg yang sebelum nya Rp 73.000 sekarang harganya sudah mencapai Rp 83.000 hingga 85.000/zak. Sedangkan semen merk Chon yang sebelum nya Rp 65.000/zak kini naik menjadi 73.000/zak. Harga pasir per ret sekarang mencapai Rp 180.000 (muatan mobil L 300).
Menanggapi kenaikan harga material bahan bangunan yang terus merangkak naik itu, Hj Ainun Farida anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara menegaskan, seharusnya ditengah gencarnya pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Utara, pemerintah melalui stake holder terkait melakukan pemantauan dan pengawasan harga material diseluruh toko bahan bangunan yang tersebar dikota Tanjung Selor.
Bila perlu ada penetapan harga jual, agar harga dipasaran tidak beragam. Kuatir bila hal ini tak segara disikapi tidak menutup kemungkinan pembangunan yang belum atau yang sudah terlaksana menjadi terhambat.
“Tidak hanya bangunan milik pemerintah saja, kenaikan harga material ini bisa menghambat masyarakat untuk membangun rumah nya, ” tegas Hj Ainun Farida.
Oleh sebab itu, menanggapi hal tersebut, ia menyarankan agar pihak DPRD bersama pemerintah perlu turun kelapangan untuk memantau harga material yang cenderung terus naik dari harga sebelum nya. * jk/kjs.










