Berkhayal Tanaman Kakao Bisa Jadi Prodak Unggulan Kaltara

TANJUNG SELOR – Wajar bila masyarakat kecil seperti saya berharap tanaman Kakao bisa jadi prodak unggulan Provinsi Kalimantan Utara.

Tentu harapan itu, sedikit nyambung dengan himbauan Presiden Republik Indonesia, yang ingin agar setiap daerah punya produk unggulan yang bisa menembus pasar ekspor dunia.

Itu dikatakan Presiden Jokowi saat membuka acara  Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu 20/10/2021 lalu.

Kenapa harus kakao?, disamping lahan yang diusahakan oleh masyarakat se Kalimantan cocok untuk jenis tanaman ini, juga mudah dikembangkan oleh setiap petani serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat.

Alasan lain, hampir seluruh daerah di Kaltara, pada era tahun 80 hingga 90 an silam, rata-rata mengembangkan kakao, atau trend nya dikalangan petani disebut tanaman coklat.

Sayang nya pada era itu hasil panen para petani kakao hanya dikumpul oleh para pengepul, selanjutnya dibawa ke negeri jiran Sabah Malaysia. Akibatnya harga cendrung dipermainkan sehingga para petani enggan merawat kebun nya, bahkan ada diantara mereka mengganti dengan jenis tanaman lain.

Dengan animo masyarakat petani kembali membudidayakan kakao sekarang ini, sudah wajib menjadi atensi para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh. Tidak hanya dalam bentuk semangat, tapi bagaimana kedepan paberik pengolah biji kakao bisa hadir di Kalimantan Utara.

Agar hasil panen tidak lagi dilempar keluar daerah. Melain kan dapat di produksi dalam bentuk kemasan siap saji.

Dengan demikian para petani kakao dapat sejahtera, dan menikmati jerih payahnya selama bercocok tanam.

Penulis : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!