– Medan yang berat dan alam masih perawan, tantangan yang harus ditakluk kan
MALINAU – Beratnya medan yang ditempuh oleh para pekerja yang mengerjakan jalan tembus dari Malinau, Kabupaten Malinau menuju Krayan, Kabupaten Nunukan memiliki tantangan yang cukup menguras tenaga dan memacu adrenalin.

Seperti cerita melalui unggahan Video, yang dikirim kan oleh Burhanudin, salah satu pekerja yang rutin mengangkut peralatan dan material yang dibutuhkan oleh para pekerja jalan tembus Malinau – Krayan, Selasa, 29/6/2021.
Untuk mendaki setiap pegunungan saja, dumtruk pengangkut material, harus didorong menggunakan eksavator atau ditarik oleh tracktor. Itupun bisa dilakukan saat musim kemarau.

Belum lagi saat melintasi sungai yang memang banyak terdapat disana. Tentu harus menunggu air benar-benar kering.
“Kami belum bisa menyebrangi Sungai Malasu, lantaran banjir, terpaksa sejumlah alat berat diinapkan, ” kata Burhanuddin, melalui pesan WhatsAPP kemedia ini kemarin.
Terkadang bila turun hujan lebat pada saat berkerja, para karyawan dilapangan terpaksa membuat tenda darurat, menginap seadanya.
Setelah hari cerah barulah para pekerja bisa kembali kepondok atau base camp untuk beristirahat. *
Editor : Sahri.
Sumber : Pekerja Jalan Tembus Malinau – Krayan.












