Ini Dia Pemikiran Ibrahim Ali Sosok Muda Dikancah Perpolitikan Kaltara

Kalimantan Utara terus melahirkan pemimpin-pemimpin muda, yang berpikir dinamis untuk kemajuan daerahnya. Salah satu nya adalah sosok Sosok Ibrahim Ali Calon Bupati terpilih Kabupaten Tana Tidung versi perhitungan quiq count di Pilkada serentak 9 Desember lalu.

Diketahui Ibrahim Ali yang berpasangan dengan Hendrik berhasil mengungguli 3 pesaing nya.

Sebagai tokoh muda yang melejit kariernya, Ibrahim Ali sudah membuktikan bahwa anak muda, harus merubah pola pikir dari

zaman tradisional ke zaman milenial, serta itu harus mulai membumi di provinsi termuda Indonesia itu. Di

mana era ini disebut sebagai masa di mana teknologi berkembang dengan pesat dan

menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di dalamnya untuk menuju perubahan dari

berbagai macam bidang yang ada hingga bermunculan muda-mudi yang menunjukkan

kebolehannya, baik itu wirausaha muda, politisi, birokrat muda.

Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta

melakukan navigasi yang lincah dan tepat agar dapat memecahkan setiap masalah.

Sosok Ibrahim Ali adalah salah satu sosok anak muda yang mencoba melakukan perubahan￾perubahan tersebut. Ia berpendapat bahwa saat ini pemuda merupakan agen perubahan

di era ini masa kini tingkat persaingan juga semakin tinggi sehingga menuntut kualitas

dan kinerja manusianya untuk lebih ditingkatkan. Artinya mampu membuat perubahan

yang baik kedepannya.

“Sederhana saja jika kita berbicara peran pemuda, sebenarnya sudah menonjol sejak

zaman penjajahan. Bung karno, bung tomo, tan malaka, sutan syahrir semua

menunjukkan niat tulusnya untuk memerdekakan negara kesatuan republik Indonesia,

jadi pada intinya pemuda turut mengambil andil dalam kemerdekaan,”ujar Bram sapaan akrabnya.

Sebenarnya lanjut Bram, perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial

dengan pemuda sebelumnya adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah

menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia industri digital.

“jadikan patokan atau acuan bahwa kita sebagai pemuda harus bisa merubah keadaan

bangsa dalam berbagai bidang sektor, terutama sektor politik,”terang dia.

Berbicara tentang politik, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab. Keberagaman

harus dimaknai dengan kekayaan bukan untuk dipertentangkan. Namun segelintir orang

telah menyalahgunakan sehingga yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi atau

harapan.

“Orang awam bahkan tau bahwa aktifitas ‘politik’ identik dengan orang-orang yang

merebut kekuasaan demi jabatan dan uang. Tanpa kita sadari inilah yang memperparah

keadaan poitik kita, baik dari kemampuan bahkan berbagai cara orang tertentu mencoba melanggengkan kekuasaannya tapi

kesenjangan itu tetap tampak nyata dimasyarakat,”tegas Bram.

Maka dari itu Ibrahim Ali mengajak seluruh elemen masyarakat Kalimantan Utara dan

Kabupaten Tanah Tidung (KTT) khususnya para pemuda melaksanakan perannya

sebagai pengawal perubahan yaitu mendorong terjadinya inovasi daerah kearah yang

lebih baik termasuk dalam politiknya.

”Kita para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang

baik di negara yang tercinta ini. Karena perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada

orang yang baik, professional, dan berintegritas masuk kedalamnya,”bebernya.

Jadi patut kita pahami bersama ada lima (5) point yang patut kita pegang teguh

komitmennya secara bersama-sama. pertama, memiliki visi yang jernih. Sebagai

seorang pemimpin kita itu harus memiliki target yang jelas sehingga sistem kerja dapat

disusun dengan baik dan dengan tahapan yang progresif. kedua, memiliki kegigihan

untuk mencapai target. ketiga, bersikap kritis dan analistis. artinya sebagai seorang

pemimpin yang baik, kita harus menggunakan akal sehat untuk berfikir, sehingga tidak

ada hal yang langsung ditelan mentah-mentah. Keempat, sarat akan pengetahuan dan

memimpin dengan memberikan contoh bukan hanya dengan

intruksi. kelima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang pinggiran dan

jangan pernah menciptakan jarak dengan masyarakat. Dengan kata lain, kita sebagai

pemimpin harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.

Sekedar informasi Ibrahim Ali merupakan Ketua DPRD Kabupaten Tanah Tidung

(KTT) Periode 2019-2024 ia lahir tepat di 37 tahun silam dan berasal darai Partai

Amanat Nasional (PAN) sekaligus ketua DPW Partai PAN Kalimantan Utara (Kaltara)

yang memperoleh 4 Kursi dan suara terbanyak di DPRD KTT.

Berjuang bersama masyarakat KTT tanpa skat dan bisa berbaur

kepada semua kalangan khususnya masyarakat desa serta di usung dan didukung oleh

partai PAN, Hanura dan Golkar dengan perolehan 9 kursi di DPRD KTT. ***

Reporter : Sahri dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *