TANJUNG SELOR – Kehadiran PT MOA Maju Kurnia Utama di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara atau tepat nya di desa Binai kecamatan Tanjung Palas Timur, banyak sekali harapan yang digantungkan disana, salah satunya adalah bagaimana dengan kehadiran perusahaan itu bisa mensejahterakan masyarakat secara luas, terutama jangan sampai warga yang ada disekitar wilayahnya hanya jadi penonton saja.
“Sesuai keinginan dan rencana PT MOA yang sudah membuktikan dengan masyarakat yaitu membantu dua unit mobil ambulance, kedepan nya harus pula beriringan dengan pemberdayaan terhadap masyarakat disekitarnya, ” kata Ketua DPRD Bulungan, Kilat A MD kepada media ini, dikediaman nya.
Menyinggung kelak bila program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan PT MOA berjalan, ketua DPRD Bulungan mengatakan banyak hal yang harus diutamakan, misalnya membangun infrastruktur yang berkaitan dengan fasilitas umum, karena mengingat peran swasta ditengah keterbatasan anggaran pemerintah, mereka (Perusahaan, red) harus berbuat yang maksimal untuk kepentingan masyarakat secara luas.
Kendati demikian program dimaksud juga wajib sejalan dengan program pemerintah, kenapa?, agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan nya.
Semuanya harus jelas, mana yang akan dikerjakan oleh CSR dan mana yang diurus oleh pemerintah.”tapi yang tidak kalah penting bagaimana program pendidikan melalui CSR ini lebih diutamakan terutama kepada putra putri yang ada di wilayah ring 1 dan ring 2 perusahaan, ” kata Kilat.
Mengingat kedepan paska tambang batu bara selesai beroperasi, mereka lah atau putra putri yang hidup disekitar wilayah operasi perusahan terus melanjutkan kehidupan nya secara berkesinambungan. Sementara yang tersisa nanti hanya alam yang tak mungkin bisa diperbaharui kembali.
“Oleh sebab itu hanya melalui Sumber Daya Manusia yang siap bersaing, maka proses kehidupan paska tambang dapat berjalan dengan baik, ” tutup ketua DPRD Bulungan, Kilat A MD. * jk/kjs.












