TANJUNG SELOR – Agar terhindar dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), disarankan kepada pemerintah untuk benar-benar memperhitungkan skala prioritas yang menjadi acuan dari tahapan tekhnis.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kalimantan Utara (KALTARA), Alberthus SM Baya ST, kepada media ini, Sabtu, 9/4/2022, kemarin.
Di jelaskan nya, cara mengeksekusinya juga harus dihitung cermat, mulai dari waktunya proses pelelangan maupun sisi administrasi harus betul-betul dihitung dengan teliti.
“Karena sudah melalui mekanisme tadi, maka muncul yang mana kegiatan menjadi skala prioritas tersebut. Lalu yang tidak kalah penting lagi adalah bagaimana cara mengeksekusinya, ” kata Ketua DPRD Kaltara, Alberthus SM Baya ST, berulang-ulang menyebutkan.
Diantara nya yang harus dicermati itu, yaitu mulai dari waktu pelaksanaan, serta proses pelelangan secara administrasi, harus pula didukung dengan waktu yang betul-betul dihitung. Sehingga tidak lagi ada pekerjaan yang molor.
Terutama kegiatan fisik, harus benar-benar diperhitungkan dengan matang, supaya tak terjadi SiLPA.
Untuk daya serap nya?, bagaimana dilapangan para pengusaha konstruksi untuk mengerjakan kegiatan sesuai dengan tahapan-tahapan. Karena aturan-aturan sudah mengarahkan untuk memberikan ruang dalam penyelesaian lewat sebuah perencanaan atau kegiatan dari usaha konstruksi atau usaha lain nya itu.
“Menurut saya soal sinergisitas juga tidak kalah penting yang dimulai dari proses pelelangan hingga tekhnis harus konek terutama dari segi skedul atau waktu, ” tutup Alberthus SM Baya. *
Sumber : Humas Setwan.
Editor : Sahri.












