Tiga Lubang di Jalan Bulu Perindu Bulungan Malam Ini Spontan Diperbaiki

TANJUNG SELOR – Tiga buah lubang jalan menciptakan gundukan yang menyulitkan kendaraan saat berpapasan di jalan Bulu Perindu menuju jalan Meranti Kabupaten Bulungan hanya dalam hitungan jam setelah disorot media ini, langsung mendapat respon perbaikan.

Perbaikan tersebut dilaksanakan oleh PT Karya Indah Permata (KIP) melalui program Company Responsibility Service (CSR).

Hasil pantauan media ini di ruas jalan tersebut pada pukul 10.00 Wita malam ini, tampak alat berat jenis eksavator meratakan gundukan dan dumpruck yang mengangkut bahan material.

“Kita sengaja kerjakan malam hari menunggu lalu lintas berkurang untuk menghindari kemacetan kendaraan, ” ujar pengawas pekerjaan kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Ia juga menambahkan untuk besok pagi, pihaknya akan menurunkan lagi alat berat jenis gradder dan pibro roller.

Melihat konktur tanah yang berdekatan dengan tepian sungai pasang surut, menurutnya penimbunan bisa dilaksanakan dengan telpot makadan, baru diakukan timbujan agregat.

Sebelum nya media ini menyoroti kerusakan  ruas jalan Bulu Perindu menuju jalan Meranti kondisinya saat ini mulai berlubang, hal itu terjadi akibat dampak akhir-akhir ini musim hujan yang sering mengguyuri Kota Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, ditambah padatnya kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut.

Maklum saja ruas jalan ini masih berupa jalan tanah dengan konstruksi agregat, lantaran belum diaspal sebagaimana mestinya.

Hasil pantauan media ini sedikitnya sudah ada tiga buah lubang yang cukup lumayan, sehingga kendaran dari arah berlawanan terpaksa bergantian melintas memilih jalan yang bagus untuk menghindari lubang dimaksud.

Mencermati terjadinya gundukan disekitar lubang dimaksud, sepertinya sudah ada upaya penimbunan. Tapi lantaran tak ada pemadatan tanah timbunan (Urugan) kembali bergeser saat dilintasi kendaraan, khususnya kendaraan berat seperti truck yang mengangkut bahan material, akibat nya terciptalah lubang yang cukup lumayan itu.

Terkait ruas jalan tersebut, perhatian pemerintah tampak nya juga cukup lumayan, buktinya hampir setiap berapa jam ruas jalan Bulu Perindu menuju jalan Meranti ini selalu disiram dengan menggunakan, tujuan nya agar tak berdebu.

Sayang nya, sehabis penyiraman tanpa dibarengi dengan pemadatan. Akibat nya bekas siraman maupun akibat hujan mulai menciptakan lubang yang tak nyaman dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan.

Kendati demikian, ruas jalan ini sudah cukup membantu masyarakat dari arah Tanjung Palas dan KM 2 Jelarai menuju kota Tanjung Selor.

Maklum hanya melalui jalan ini lah satu-satunya pilihan untuk mencapai pusat kota, lantaran jalan dari arah kilo dua menuju Tanjung Selor belum bisa dilewati dikarenakan jembatan penghubung antara Jelarai – Tanjung Selor masih dalam tahap perbaikan. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *