Connect with us

Berita DPRD Bulungan

Paripurna APBD P Bulungan 2023, Ini Catatan Fraksi Nasdem Demokrat ke Pemerintah

Published

on

Farida Silviawati ST, juru bicara Fraksi Nasdem Demokrat DPRD Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Pendapatan dan Belanja Daerah yang diajukan merupakan perwujudan dari
Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bulungan Tahun 2023, yang dijabarkan ke dalam Perubahan Kebijakan Umum Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah serta Perubahan Prioritas dan Plafon
Anggaran Sementara (KUA PPAS) yang telah disepakati antara Pemerintah Daerah dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dari data realisasi fisik dan keuangan belanja Perangkat Daerah Kabupaten Bulungan di Semester I Tahun Anggaran 2023, dapat dilihat bahwa tingkat capaian kinerja dari Perangkat Daerah Kabupaten Bulungan masih belum memenuhi target. Oleh karena itu pada pelaksanaan semester II Tahun Anggaran 2023 yang tinggal beberapa bulan lagi diharapkan bisa melampaui target yang ada.

Oleh karena itu pada pelaksanaan semester II Tahun Anggaran 2023 yang tinggal beberapa bulan lagi, fraksi Demokrat Nasdem berharap adanya upaya-upaya yang lebih baik dari seluruh Perangkat Daerah terkait pendapatan daerah. Serta ada penyesuaian target pendapatan
asli daerah, baik dari pajak daerah, retribusi daerah dan hasil pengelolaan
kekayaan daerah yang dipisahkan, dan penyesuaian pendapatan transfer.

Demikian pandangan Fraksi Nasdem Demokrat, yang disampaikan oleh Farida Silviawati ST, selaku juru bicara fraksi, pada sidang Paripurna dewan, Senin 4/9/2023 diruang sidang Datu Adil DPRD Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Fraksi Demokrat Nasdem juga mengapresiasi Pelaksanaan pembangunan pada beberapa bidang umum, dimana Pemerintah Daerah sudah menunjukkan beberapa keberhasilan walaupun dengan keterbatasan ketersediaan pembiayaan pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Untuk itu dibutuhkan perlunya perhitungan yang lebih cermat terhadap waktu dan tahapan dari kegiatan yang akan dilaksanakan, peran serta masyarakat dan kontribusi investor serta pelaku usaha agar pelaksanaan Pembangunan benar-benar dapat menjangkau seluruh wilayah dan aspek kehidupan masyarakat baik secara kualitas maupun kuantitas.

Terkait Alokasi Perubahan Belanja atau Pengeluaran Daerah yang juga dibutuhkan lebih besar dari kemampuan penyediaan anggaran yang diterima.

Fraksi Nasdem Demokrat juga sangat mengapresiasi perbaikan jalan dewaruci di kecamatan Bunyu yang mana saat ini sudah dalam tahap pengerjaan.

*Kami juga berpendapat bahwa
Peningkatan pembangunan sebagai akibat dari peningkatan realisasi investasi di Kabupaten Bulungan, perlu di imbangi dengan upaya pengaturan dan pengendalian pelaksanaan pembangunan. Pengaturan dan pengendalian, ” ujar Farida Silviawati.

Hadir pada paripurna, unsur Forkompinda Kabupaten Bulungan, para Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab, dan tamu undangan lain nya. * jk.

DPRD Bulungan

Ketua DPRD Bulungan Minta Proses Lelang Tender Proyek di Percepat

Published

on

Kilat A md Ketua DPRD Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Bulungan, Kilat A Md, minta agar proses lelang tender proyek tahun anggaran 2024 dipercepat, agar tidak terjadi SILPA.

“Seharusnya memasuki triwulan dua tahun anggaran 2024 ini seluruh proses lelang sudah selesai dilaksanakan, ” ujar Ketua DPRD Bulungan Kilat A Md, kepada media ini diruang kerjanya, Selasa 23/4/2024.

Di tanya perihal terkait perbaikan kerusakan jalan Teluk Selimau, Kelurahan Selimau, kecamatan Tanjung Selor, ia mengatakan sesuai pembicaraan dengan Pemkab Bulungan, ada 4 ruas jalan yang akan diperbaiki pada tahun anggaran ini. Diantaranya jalan Laing Usat, dan ruas jalan lain yang kerusakan nya sangat parah.

“Masyarakat sudah sering bertanya, kapan jalan mereka yang rusak diperbaiki, ” ujar Kilat.

Seharusnya, seluruh kegiatan sudah mulai bisa dilaksanakan, pada periode anggota dewan sekarang. “Begitu anggota yang baru dilantik mereka tinggal fokus pada ABPD perubahan saja, ” pungkas Kilat. * jk/kjs.

Continue Reading

DPRD Bulungan

Tim Pansus LKPj Bupati Bulungan Rampungkan Evaluasi Lapangan

Published

on

H Hamka M S IP Wakil Ketua DPRD Bulungan Provinsi Kalimantan Utara

– Tinggal sinkronisasi dengan OPD terkait dijajaran Pemkab.

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Bulungan H Hamka S IP, optimis tim Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Bulungan tahun anggaran 2023 berkerja selesai tepat waktu, yakni selama 30 hari kerja.

“Saat ini tim Pansus LKPj mulai menyusun undangan kepada pemerintah daerah, khususnya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna sinkronisasi laporan dan realisasi dilapangan, ” kata H Hamka S IP Wakil Ketua DPRD Bulungan, kepada media ini, Senin 22/4/2024.

Selanjutnya setelah itu akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi dari DPRD kepada Pemkab untuk ditindaklanjuti. “Hal ini mulai berjalan dan belum disimpulkan hasilnya, ” tambahnya.

Lebih lanjut H Hamka juga berharap semua tahapan berjalan sebagaimana mestinya. Jadi begitu Paripurna semuanya bisa disepakati bersama.

Menyinggung soal percepatan lelang, H Hamka berharap memasuki triwulan dua tahun anggaran 2024 ini semuanya sudah selesai. Supaya tak ada lagi pekerjaan rumah yang tertunda.

“Harapan nya begitu anggota DPRD yang baru dilantik, mereka hanya tinggal membahas APBD Perubahan saja, ” tutupnya. * jk/kjs.

Continue Reading

DPRD Bulungan

Mendesak Pembangunan Rumah Singgah Untuk Keluarga Pasien Bulungan Yang Dirujuk ke Tarakan

Published

on

Joko Susilo Welianto anggota DPRD kabupaten Bulungan.

TANJUNG SELOR – Meningkatnya pasien dari Bulungan yang dirujuk ke RSUD dr Yusuf SK Tarakan, DPRD minta M
Kepada pemerintah untuk membangun rumah singgah untuk tempat keluarga pasien menginap ketika mendampingi keluarganya berobat.

“Minimal rumah singgah yang dibangun jaraknya tak jauh dari rumah sakit, ” kata Joko Susilo Welianto, anggota DPRD Bulungan, kepada media ini melalui pesan masanggernya, Senin, 22/4/2024.

Sebenarnya keluhan belum adanya rumah singgah bagi keluarga pasien ini sudah lama dan sering dikeluhkan masyarakat, khususnya warga yang tidak memiliki keluarga dikota Tarakan.

Tentu kelak bila dibangun rumah singgah tersebut, maka harus pula ditunjang dengan fasilitas yang memadai, seperti listrik, kamar tidur , kamar kecil dan air bersih. “Tak ketinggalan dapur nya juga harus ada, supaya keluarga pasien bisa memasak makanan sendiri tanpa perlu beli makan diluar, ” ujarnya.

Mengingat lanjutnya, tidak semua keluarga pasien yang dirujuk itu orang yang mampu. “Harapan saya demi membantu masyarakat kita rumah singgah dimaksud bisa segera terbangun, ” pungkas Joko Susilo Welianto. * jk/kjs.

Continue Reading

Trending