Warga Minta Jalan dan Tiang Listrik Menuju SMK Pertanian KTT Segera Dibangun

TIDENG PALE – Warga desa Sesayap Selor berharap jalan menuju Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian (SMK) segera diperbaiki, mengingat saat musim hujan ruas jalan tersebut berlumpur, bila musim kemarau berdebu.

Menanggapi aspirasi warga yang disampaikan kepada, Jamhor, anggota DPRD Kabupaten Tana Tidung (KTT), beberapa waktu lalu menjelaskan, bahwa untuk lingkungan sekolah menengah maupun SMK merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, untuk SD dan SMP baru menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten.

Menurutnya, pada agenda Reses tersebut warga tidak hanya menyampaikan kondisi jalan menuju sekolah, persoalan penerangan disekitar sekolah juga dikeluhkan.

Kenapa?, karena sampai saat ini belum terpasang tiang listrik disana. Terpaksa untuk cantolan kabel hanya menggunakan kayu balok seadanya saja.

“Kabarnya tiang listrik dari balok kayu ini juga merupakan swadaya guru-guru nya, ” imbuh Jamhor.

Secara terpisah, Ruslan, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, ketika diminta tanggapan nya terkait jalan menuju SMK Pertanian mengatakan, belum adanya tiang listrik dimaksud bukan hanya dijalan menuju SMK melainkah sepanjang jalan menuju SMA juga demikian.

Ruslan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

“Pada saat Reses saya di Sesayap Selor warga juga menyampaikan hal yang sama, ” tukas Ruslan.

Terkait masalah ini waktu masih di Komisi IV, Ruslan menambahkan, warga pernah mengusulkan jalan menuju ke SMK Pertanian itu segera dibangun tersendiri. Karena saat ini para siswa untuk menuju kesekolah melalui jalan yang menuju SMP terpadu.

“Bagaimana kelak gedung SMP terpadu ini dibangun pagar, siswa SMK Pertanian mau lewat jalan mana untuk kesekolahnya, ” kata Ruslan.

Untuk badan jalan yang menuju SMK Pertanian tersebut sekarang sudah ada, tinggal diperbaiki, dibangunkan drainase dan ditingkatkan menjadi jalan beraspal.

Sebenarnya soal ini kerap disampaikan nya, baik pada saat rapat fraksi maupun paripurna dewan. Hanya saja sampai sekarang belum ada tanggapan dari Pemprov Kaltara melalui dinas teknis yang membidangi.

“Bila disampaikan jawaban nya hanya iya-iya saja namun sampai sekarang belum ada gerakan. Semoga kedepan baik jalan maupun tiang listrik menuju sekolah bisa terbangun sesuai harapan warga, ” tegas Ruslan. * jk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!