TANJUNG SELOR – Menyongsong hadirnya investasi Kawasan Internasional Pelabuhan Indonesia (KIPI) di Tanah Kuning Tanjung Palas Timur dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di Kecamatan Peso, DPRD Bulungan mengajak semua pihak untuk memikirkan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) daerah yang siap pakai di bidangnya masing-masing.
“Jangan sampai putra putri nanti kita jadi penonton saja, sebaiknya kita juga harus berperan pada kedua investasi sekala besar itu, karena penyiapan dan persiapan sumber daya manusia ini sangat penting sekali, “kata Farida Silviawati ST anggota DPRD Bulungan, kepada media ini, Kamis 9/2/2023.
Untuk diketahui, sektor persiapan dan penyiapan SDM itu tidak hanya semata menjadi tanggungjawan pemerintah saja. Melainkan dunia usaha juga wajib melaksanakan nya melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) nya, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) kepada warga disekitar operasi mereka.
“Kalau bisa semua perusahaan swasta di Kabupaten Bulungan meniru langkah yang sudah dilakukan oleh PT PKN, guna percepatan dan peningkatan SDM lokal, ” ujar Farida Silviawati ST.
Untuk penyiapan SDM kata Farida Silviawati, tidak hanya melulu melalui pendidikan formal atau perkuliahan di universitas maupun akademi vokasi saja. Pelatihan melalui balai latihan kerja (BLK) spesifik yang banyak tersebar diseluruh wilayah Indonesia juga penting sekali, khususnya pada tenaga-tenaga telhnis yang nanti dibutuhkan oleh KIPI dan PLTA itu.
“Selain itu dengan adanya rencana kerjasama antara Pemkab Bulungan – Universitas Maranhata Bandung dan Universitas Kaltara untuk membuka kelas bahasa asing kita sangat mengapresiasi dan menyambut baik program itu, ” ujarnya.
Dengan demikian nantinya khusus komunikasi dengan investor di KIPI dan PLTA putera puteri kita tidak merasa kesulitan. Karena soal bahasa didunia kerja ini sangat lah penting sekali. * jk/kjs












