Resmikan Sekolah, Bupati Syarwani Respon Harapan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani bersama Wakil

Bupati Ingkong Ala melaksanakan kunjungan kerja di Desa Long Bang Hulu, Kecamatan Peso Hilir, Kabupaten Bulungan.

Dalam agenda kunjungan kerja kali ini, Bupati Bulungan Syarwani meresmikan pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Peso Hilir, sekaligus menghadiri syukuran panen Padi atau Damai Lepa Ma’jau Padai, bersama masyarakat desa Long Bang Hulu

Kecamatan Peso hilir. Jumat, (1/3/22).

Kedatangan Bupati Syarwani berama Wakil Bupati, disambut baik masyarakat di dermaga Desa Long Bang. Syarwani bahkan sempat diantar menggunakan perahu panjang yang dipikul pemuda Long Bang menuju SMP Negri 3 yang di resmikan. Penyambutan dengan tradisi khas masyarakat Dayak pun dilakukan berupa menyematkan topi khas, serta kalung manik kepada Bupati Syarwani.

Dalam sambutannya, Syarwani menjelaskan Pembangunan kalas baru dan rehab kelas ini di nggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2021 sebesar 1,8 Miliar Rupiah

” Dari anggaran DAK ini pembangunannya yaitu, rehabilitasi 3 ruang kelas beserta perabotnya, Rehabilitasi 1 ruang guru Beserta Perabotnya, Rehabilitasi Toilet, beserta sanitasinya sebanyak 1 Ruang, Pembangunan Ruang Kelas Baru beserta perabotnya sebanyak 2 Ruang, Alat Peraga Fisika 1 Paket, Alat Peraga Biologi 1 Paket, serta Media Pendidikan 1 Paket,” sebut Syarwani.

Syarwani mengungkapkan Pemkab Bulungan melalui Dinas Pendidikan, terus berupaya Memberikan layanan pendidikan yang terbaik di Desa Long Bang ini.

” Karena, maju mundurnya pendidikan ini tidak hanya semata bergantungnya pada kemampuan kualitas guru saja, namun harus didukung dengan sarana prasarana penunjang pendidikan, semoga tiap tahun Peningkatkan pada dunia pendidikan terus dapat kita tingkatkan,” ungkap Syarwani.

Setelah meresmikan sekolah SMP di desa long bang, Syarwani menghadiri acara Damai Lepa Ma’jau Padai atau syukuran panen Padi, yang digelar di Lamin Adat Lu’ung Jalung desa long bang.

” Saya sangat senang dan bahagia bisa berteman langsung kepada masyarakat desa long bang, Saya bangga kepada masyarakat Dayak termasuk masyarakat di desa Long Bang ini yang begitu kompak,” ungkap Syarwani

Syarwani juga mendengarkan langsung keinginan dan harapan masyarakat di desa long bang.

” Saya bersama wakil Bupati tidak ada sedikit pun meninggal dan melupakan masyarakat desa Long Bang, karena kami tidak bisa bekerja tanpa ada dukungan dari seluruh masyarakat serta element masyarakat. Saya bersama wakil Bupati beserta jajaran pemerintah daerah terus berupaya membangun Kabupaten Bulungan, khususnya desa long bang ini,” tutur Syarwani.

Syarwani mengatakan, kebutuhan layanan kesehatan menjadi bagian yang berdampingan dengan dunia pendidikan yang memang harus dipenuhi oleh pemerintah.

” Maka itu tidak ada gunanya, anak-anak kita sekolah menuntut ilmu, dalam keadaan sakit, anak-anak kita pasti akan belajar maksimal, kalau dalam keadaan sehat,”

Syarwani juga mengungkapkan, pelayanan dasar pada bidang pendidikan dan kesehatan, memang belum secara maksimal dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

” Maka itu Saya beserta jajaran terus berupaya untuk menghadrikan pemerintah di tengah masyarakat desa long bang, khususnya pada pelayanan kesehatan termasuk puskesmas yang sudah ada, dan ini juga harus ada dukungan dari masyarakat setempat,” tuntas Syarwani. *

Sumber : Diskominfo

Editor. : Sahri.

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani bersama Wakil

Bupati Ingkong Ala melaksanakan kunjungan kerja di Desa Long Bang Hulu, Kecamatan Peso Hilir, Kabupaten Bulungan.

Dalam agenda kunjungan kerja kali ini, Bupati Bulungan Syarwani meresmikan pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Peso Hilir, sekaligus menghadiri syukuran panen Padi atau Damai Lepa Ma’jau Padai, bersama masyarakat desa Long Bang Hulu

Kecamatan Peso hilir. Jumat, (1/3/22).

Kedatangan Bupati Syarwani berama Wakil Bupati, disambut baik masyarakat di dermaga Desa Long Bang. Syarwani bahkan sempat diantar menggunakan perahu panjang yang dipikul pemuda Long Bang menuju SMP Negri 3 yang di resmikan. Penyambutan dengan tradisi khas masyarakat Dayak pun dilakukan berupa menyematkan topi khas, serta kalung manik kepada Bupati Syarwani.

Dalam sambutannya, Syarwani menjelaskan Pembangunan kalas baru dan rehab kelas ini di nggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2021 sebesar 1,8 Miliar Rupiah

” Dari anggaran DAK ini pembangunannya yaitu, rehabilitasi 3 ruang kelas beserta perabotnya, Rehabilitasi 1 ruang guru Beserta Perabotnya, Rehabilitasi Toilet, beserta sanitasinya sebanyak 1 Ruang, Pembangunan Ruang Kelas Baru beserta perabotnya sebanyak 2 Ruang, Alat Peraga Fisika 1 Paket, Alat Peraga Biologi 1 Paket, serta Media Pendidikan 1 Paket,” sebut Syarwani.

Syarwani mengungkapkan Pemkab Bulungan melalui Dinas Pendidikan, terus berupaya Memberikan layanan pendidikan yang terbaik di Desa Long Bang ini.

” Karena, maju mundurnya pendidikan ini tidak hanya semata bergantungnya pada kemampuan kualitas guru saja, namun harus didukung dengan sarana prasarana penunjang pendidikan, semoga tiap tahun Peningkatkan pada dunia pendidikan terus dapat kita tingkatkan,” ungkap Syarwani.

Setelah meresmikan sekolah SMP di desa long bang, Syarwani menghadiri acara Damai Lepa Ma’jau Padai atau syukuran panen Padi, yang digelar di Lamin Adat Lu’ung Jalung desa long bang.

” Saya sangat senang dan bahagia bisa berteman langsung kepada masyarakat desa long bang, Saya bangga kepada masyarakat Dayak termasuk masyarakat di desa Long Bang ini yang begitu kompak,” ungkap Syarwani

Syarwani juga mendengarkan langsung keinginan dan harapan masyarakat di desa long bang.

” Saya bersama wakil Bupati tidak ada sedikit pun meninggal dan melupakan masyarakat desa Long Bang, karena kami tidak bisa bekerja tanpa ada dukungan dari seluruh masyarakat serta element masyarakat. Saya bersama wakil Bupati beserta jajaran pemerintah daerah terus berupaya membangun Kabupaten Bulungan, khususnya desa long bang ini,” tutur Syarwani.

Syarwani mengatakan, kebutuhan layanan kesehatan menjadi bagian yang berdampingan dengan dunia pendidikan yang memang harus dipenuhi oleh pemerintah.

” Maka itu tidak ada gunanya, anak-anak kita sekolah menuntut ilmu, dalam keadaan sakit, anak-anak kita pasti akan belajar maksimal, kalau dalam keadaan sehat,”

Syarwani juga mengungkapkan, pelayanan dasar pada bidang pendidikan dan kesehatan, memang belum secara maksimal dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

” Maka itu Saya beserta jajaran terus berupaya untuk menghadrikan pemerintah di tengah masyarakat desa long bang, khususnya pada pelayanan kesehatan termasuk puskesmas yang sudah ada, dan ini juga harus ada dukungan dari masyarakat setempat,” tuntas Syarwani. *

Sumber : Diskominfo

Editor.   : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *