– Selama ini hanya numpang dijalan logging milik perusahaan.
TANJUNG SELOR – Ternyata akses menuju kepemukiman suku Punan Tugung, desa Punan Dulau kecamatan Sekatak, Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, sama sekali belum ada akses jalan darat khusus untuk menuju perkampungan mereka, melainkan hanya jalan logging milik perusahaan yang beroperasi disekitar perkampungan suku Punan tersebut.
“Jalan dimaksud juga relatif masih susah dilintasi terutama saat musim hujan tiba, ” cerita Alimuddin, anggota DPRD Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, kepada media ini beberapa waktu yang lalu.
Satu-satu akses menuju kesana kata Alimuddin, hanya menggunakan perahu ketinting. Itu pun harus melihat keadaan air, bila banjir besar atau air kecil juga sulit untuk dilayari.
“Saya menilai wajar bila muncul aspirasi warga yang minta dibangun kan jalan, ” ujarnya.
Kendati demikian katanya lagi, bila melihat kondisi keuangan pemerintah saat ini tentu sangat berat sekali, artinya dengan kondisi keuangan yang terbatas untuk membangun sebuah badan jalan baru sepanjang lebih kurang lima puluh kilometer mustahil bisa dilakukan.
Hanya ada satu cara yaitu melalui program Corporate Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan yang beroperasi diwilayah Sekatak, baru lah pembukaan badan jalan dimaksud bisa segera terlaksana sebagaimana mestinya.
Kendati demikian lanjutnya, pihak DPRD tetap berharap ada strategi khusus dari pemerintah. Supaya akses jalan dan jembatan menuju kampung suku Punan Tugung bisa direalisasikan secepatnya. *
Sumber: Humas Setwan.
Editor. : Sahri.






