Akses Jalan Buruk, Warga Punan Tugung Sekatak Kian Terisolir

– Berharap perhatian dan kepedulian dari Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara.

TANJUNG SELOR – Kendala suku Punan Tugung, desa Punan Dulau, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara, untuk membangun desa asal mereka lantaran buruknya akses jalan dan jembatan menuju kesana.

Kondisi ruas jalan menuju kampung Punan Tugung, Desa Punan Dulau, Sekatak, Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Bayangkan, apabila musim hujan tiba, jalan tanah sepanjang 50 kilometer itu jadi lautan lumpur yang cukup tebal, tak satupun kendaran yang dapat melintasinya baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Dengan sangat terpaksa bila ingin kembali kekampung halaman kami harus berjalan kaki yang bisa memakan waktu sehari semalam, ” kata Ririn Mesi Noviana SE, mewakili warga Punan Tugung, kepada media ini, 18/3/2022 kemarin.

Belum lagi tingkat kesulitan melewati jembatan yang menhubugkan kampung dengan desa lain. Terutama saat banjir, terpaksa harus menunggu air kecil baru bisa menjangkau daerah yang ada diseberang sungai tersebut.

Tidak hanya akses jalan dan jembatan, untuk penerangan juga sangat dibutuhkan oleh warga.

“Intinya disini kita berharap ada perhatian dari pemerintah, baik dari Pemkab Bulungan maupun dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ” kata Ririn Mesi Noviana. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *