TANJUNG SELOR – Kalau saja para petani di kilometer 57 batas Bulungan – Berau ditunjang dengan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, bukan mustahil perekonomian mereka akan terus meningkat dari waktu kewaktu.
Menurut Erwin, salah satu petani, mewakili puluhan petani lain nya menyampaikan keluhan, Sabtu, 12/3/2022 mengatakan, bila saja pemerintah kabupaten Bulungan dan Pemerintah Provinsi mau memperbaiki jalan dari areal pertanian dan pemukiman mereka menuju jalan trans Kaltara, tentu dengan mudah petani disana memasarkan hasil pertanian nya menuju kota Tanjung Selor atau pun dijual ke Kabupaten Berau.
“Kalau musim hujan jalan disini sudah tak bisa lagi dilewati oleh berbagai jenis kendaraan baik roda 4 maupun roda 2, kalau sudah demikian pasti hasil panen yang sedianya bisa dijual dibiarkan membusuk begitu saja ” kata Erwin.
Hasil pertanian petani di RT 9, kilometer 57 desa Binai, kecamatan Tanjung Palas Timur sangat beragam. Mulai dari sayur-sayuran, umbi-umbian hingga kelapa sawit. Hasil yang mereka peroleh juga cukup lumayan, seperti kelapa sawit bisa diatas 15 hingga 20 juta rupiah perdua Minggu.
“Untuk sayur-mayur juga tidak kalah dari segi hasil, setiap Minggu nya petani bisa juga memperoleh hasil jutaan rupiah, ” tambah Erwin.
Hanya saja kalau musim hujan seperti sekarang, disinilah tingkat kesulitan petani untuk memasarkan. Karena jalan yang masih berupa jalan tanah pasti berlumpur, itu pun bukan lumpur biasa tapi berupa lautan lumpur yang cukup tebal.
Saat musim hujan seperti sekarang tidak hanya dikeluhkan oleh petani. Putera-puteri mereka juga sudah tak bisa lagi kesekolah, walaupun ada siswa yang memaksa untuk berjalan kaki, tentu harus rela mandi lumpur barulah mereka tiba di sekolah nya yang jaraknya juga cukup lumayan jauh 8 hingga 10 KM dari tempat tinggal.
“Oleh karena nya warga disana sangat berharap ada perhatian dari Pemkab Bulungan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk memperbaiki jalan mereka, sebagaimana yang sudah terbangun diwilayah perkotaan dan wilayah lain nya, ” pungkas Erwin. *
Reporter : M Fandi.
Editor : Sahri.












