TANJUNG SELOR – Keinginan untuk percepatan sumber daya manusia lokal, di Kabupaten Bulungan, belum maksimal secara merata disemua desa dan kecamatan. Salah satu nya di Sekolah SMPN 3 desa Liagu, kecamatan Sekatak,Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, sampai saat ini masih kekurangan tenaga guru.
Dengan terpaksa, beberapa guru pada sekolah tersebut membantu mengisi kekurangan guru itu, padahal sebagai guru khusus pak tertentu mereka juga harus fokus terhadap mata pelajaran yang mereka bidangi, akibat nya mereka “lintang pulang” yang penting siswa bisa menyerap semua mata pelajaran yang diwajibkan disekolah.
Yonas Welman, guru SMPN 3 Liagu, mendampingi, Simon Tamu S Pd sang kepala sekolah, Minggu 27/2/2022 kepada media ini mengatakan. Kendati sangat kekurangan tenaga guru pihaknya tetap bersemangat melakukan pengabdian, dengan harapan suatu saat dari Liagu akan muncul bibit-bibit muda yang terdepan untuk sumber daya manusia (SDM) nya.
“di sekolah kita masih kurang tenaga guru IPS, Agama Islam, Guru PJOK dan guru BK, ” kata Yonas.
Oleh sebab itu pihaknya berharap, dalam waktu dekat ada penambahan guru khusus ditempatkan di SMPN 3 tersebut.
Minimal lanjutnya, kalau tidak ada tenaga guru depenitif disiapkan guru yang berstatus tenaga kontrak. Supaya para siswa bisa belajar secara maksimal untuk menyerap ilmu pendidikan yang diajarkan. *
Reporter : Sahri.












