Connect with us

Berita Nunukan

DPRD Nunukan Terima Dokumen KUA PPAS Tahun Anggaran 2022 Dari Pemkab

Published

on

Rapat Paripurna Penyampaian dokumen KUA PPAS Tahun Anggaran 2022 dari pemerintah dipimpin langsung oleh ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa, diruang sidang dewan, Senin 6/9/2021.

NUNUKAN – Melalui sidang Paripurna ke 6 masa persidangan ke I, DPRD Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, menerima penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), APBD tahun anggaran 2022 dari Pemkab.

Rapat tersebut digelar diruang rapat dewan, dan dihadiri oleh anggota DPRD dipimpin langsung oleh ketua dewan Hj Rahma Leppa.

Turut hadir dari pemerintah, Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, berserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) lainnya dan pimpinan organisisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Nunukan.

Undangan Paripurna KUA PPAS tersebut, berdasarkan undangan nomor 122-DPRD/170, ditandatangani oleh Ketua DPRD Nunukan, Hj Rahma Leppa.

Diawal sambutan nya, Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah, menegaskan sekaligus mengapresiasi atas diterimanya KUA PPAS tahun anggaran 2022 oleh Lembaga DPRD. Dan dukungan dari seluruh unsur pimpinan, khususnya dari ketua, Hj Rahma Leppa, dalam melaksanakan kegiatan dan seluruh program bersama-sama pemerintah.

“Puji  sukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT tuhan semesta alam dimana pada hari ini semuanya bisa dapat menhadiri acara sidang Paripurna penyampaian nota pengantar kebijakan umum anggaran serta rancangan prioritas flapond anggaran sementara tahun anggaran 2022 diruang sidang DPRD ini, “ kata Wakil Bupati Nunukan, H Hanafiah, Senin 6/9/2021.

Berdasarkan ketentuan pasal 89 ayat 1 dan Peraturan Pemerintah nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, bahwa Kepala Daerah menyusun rancangan kebijakan umum APBD (KUA) dan rancangan PPAS berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), dengan mengacu kepada pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“KUA PPAS ini diharapkan dapat menjembatani antara arah dan tujuan strategis dengan ketersediaan anggaran, “ kata H Hanafiah lagi.

Ditengah masih mewabahnya Pandemi Covid 19 saat ini, pemerintah merespon dengan mengeluarkan peraturan dan arah kebijakan baru sebagaimana termaktub dalam Permendagri nomor 27 Tahun 2021 tentang penyusunan APBD Tahun Anggaran  2022 menyebut bahwa sesuai tema RKP tahun 2022 yaitu, “Pemulihan Ekononomi dan Reformasi Struktural”.

Secara umum pula pengaruh perekonomian regional dan ekonomi domestic nasional, penyerapan anggaran pemerintah serta pembangunan infrastruktur juga berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan iklim infestasi yang kondusif.

Melihat pekembangan pandemic itu pula, pemerintah telah melakukan beberapa langkah ekstraordinary untuk melindungi masyarakat dan perekonomian, sejalan dengan ekonomi yang melambat di tahun 2021 ini.

Pemerintah Pusat telah pula melakukan kebijakan diantaranya melakukan penghematan, refocussing kegiatan serta realokasi anggaran baik ditingkat pusat maupun daerah. Dengan berbagai asumsi yang ingin dicapai di tahun 2022 oleh pemerintah tentunya mempengaruhi perkembangan ekonomi didaerah, termasuk di Provinsi Kalimantan Utara.

Sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Provinsi Kalimantan Utara, tahun 2022, tema Pembangunan Kabupaten Nunukan, yaitu, “Penguatan Ekonomi Melalui Pengembangan Potensi Unggulan Yang Berkelanjutan”, dengan sasaran target capian indicator makro pembangunan Kabupaten Nunukan sebagai berikut, diantaranya indek pembangunan msnusia 66,04, angka kemiskinan 6,21 %, tingkat pengangguran terbuka 4,01 %, pertumbuhan ekonomi 3,72 % dan Gini Rasio 0,282 %.

Untuk mencapai itu, perlu adanya arah kebijakan keuangan daerah yang mana merupakan aspek penting dalam rangka membiayai pelaksnaan pembangunan sangat tergantung dengan kemampuan keuangan daerah itu sendiri.

Sehingga dalam pengelolaan keuangan daerah, yang cermat dan akurat perlu dilakukan agar pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan dapat terselenggara dengan baik.

:Keberhasilan pembangunan suatu daerah dalam melaksanakan pembangunan nya tidak bisa dilepaskan dari factor pengelolaan keuangan daerah yang dikelola dengan manajemen yang baik pula, “ ujar Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah.

Berdasarkan kerangka ekonomi daerah dan keuangan daerah, lanjutnya, beseerta kerangka pendanaan secara garis besar rancangan kebijakan umum APBD tahun anggaran 2022, antara lain, pendapatan daerah Kabupaten Nunukan, tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1,98 T, lebih rendah sebesar 18.09 % atau sebesar Rp 198, 64 lebih rendah jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2021 pada APBD murni sebesar Rp 1,296.

Penurunan proyeksi atas target pendapatan daerah tahun anggaran 2022 dibanding dengan pendapatan daerah yang dianggarkan pada APBD murni tahun anggaran 2021 lebih dikibatkan karena situasi global dan nasional Pandemi Covid – 19 sehingga mempengaruhi kinerja penerimaan PAD terutama target pendapatan yang berasal dari pajak dan retribusi daerah.

Pada pendapatan transfer pusat asumsi untuk dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID) berdasarkan Permendagri nomor 27 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan  anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 akan disajikan setelah adanya informasi resmi dari pemerintah.

Kebijakan belanja daerah harus pula mendukung target capaian prioritas pembangunan nasional tahun 2022 sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintah daerah. Mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan daerah, dan kemampuan pendapatan daerah serta dalam rangka penerapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid – 19 diberbagai aspek kehidupan, baik aspek pemerintahan, Kesehatan, sosial dan ekonomi.

“Selain untuk mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, juga digunakan untuk mendanai pelaksanaan unsur pendukung, unsur penunjang, unsur pengawas, unsur kewilayahan, unsur pemerintahan umum dan unsur kekhususan, “ jelas H Hanafiah.

Untuk diketahui, belanja operasi tahun anggaran 2022 turun sebesar Rp 70,30 jika dibandingkan dengan APBD murni tahun anggaran 2021 atau sebesar Rp 829,30, penurunan operasi bersumber dari belanja barang dan jasa turun sebesar Rp 98.35 atau sebesar 39,52 %, belanja hibah turun sebesar Rp 4,86 atau 43,91% dan belanja bansos turun sebesar Rp 19,87 atau 0, 86 %.

Anggaran belanja modal yang direncanakan pada tahun anggaran 2022 sebesar Rp 70, 501, sedangkan belanja tak terduga diproyeksikan naik sebesar 50, 7 % dari Rp 14.586.262.419 menjadi Rp 21.982.306.000.

Penerimaan pembiayaan daerah tahun anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 30.486, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 3 Miliar.

“Kami berharap dapat segera dibahas dan disepakati bersama antara pemerintah dan DPRD, yang selanjutnya menjadi dasar dalam menyusun nota kesepakatan kebijakan umum anggaran pendapatan  dan belanja daerah kabupaten Nunukan tahun anggaran 2022, serta menjadi pedoman dalam penyusunan PPAS  – APBD, dengan harapan masyarakat Nunukan dapat merasakan secara optimal dari pembangunan yang telah direncanakan, “ tutup H Hanafiah. *

Sumber : Humas DPRD.

Editor    : Sahri

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nunukan

Banjir Kembali Merendam Perumahan Warga Desa Atap Kecamatan Sembakung Nunukan

Published

on

Warga hanya bisa menatap air yang terus menggenangi perumahan mereka.

Air kian deras, warga desa Tembelunu dan Manuk Bungkul sudah kesulitan menjangkau desa disekitarnya untuk berbelanja kebutuhan sehari-sehari.

NUNUKAN – Aktifitas Warga desa Tembelunu dan desa Manuk Bungkul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, sejak kemarin, Sabtu, 21/5/2022, lumpuh total akibat bencana banjir yang menggenangi perkampungan dan perumahan mereka.

Ketinggian air terus naik dan menggenangi seluruh perumahan warga di desa Atap kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan.

Menurut H Muhammad Nasir SE, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara, yang kebetulan berkunjung ke Kecamatan Sembakung, melalui WhatsAPP, Minggu 22/5/2022 menyebutkan, untuk bisa berhubungan dengan tetangga kampung disebelahnya warga hanya menggunakan sampan, lantaran seluruh ruas jalan sudah tak mungkin dilintasi dengan berjalan kaki.

“Ketinggian air dijalan-jalan sudah melebihi tinggi orang dewasa, ” ujarnya.

Menurutnya, kondisi warga Tembelunu dan warga desa Manuk Bungkul, benar-benar memprihatinkan. Karena dengan stok makanan yang terbatas maka satu dua hari kedepan bila banjir tak juga surut mereka akan kehabisan, khususnya bahan makanan, susu formula, obat-obatan selimut dan lain sebagainya.

“Harapan kita ada bantuan tanggap darurat turun, baik dari Pemkab Nunukan maupun dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ” tegasnya.

Selain desa Tembelunu dan desa Manuk Bungkul, desa Atap sendiri sebagai ibukota kecamatan Sembakung juga terendam, ketinggian air terus bertambah. Saat ini warga hanya bisa berdiam dirumah tanpa bisa berbuat apa-apa.

Disebutkan, lantaran air mulai naik pada malam hari, dan begitu cepat sekali. Warga tak sempat berpikir untuk mengevakuasi beberapa hewan ternak milik mereka.

“Yang pasti tidak hanya itu, akibat banjir tersebut yang dapat dipastikan warga yang berladang dan berkebun otomatis gagal panen, ” tutup H M Nasir. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Nunukan

PS Purna Lumbis Nunukan Dipastikan Hadiri Turnamen Piala Gubernur Kaltara

Published

on

PS Purna Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan tengah latihan untuk persiapan mengikuti piala Gubernur Kaltara di Tanjung Selor tanggal 23 Oktober 2021 mendatang.

NUNUKAN – Tim Sepak Bola PS Purna Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, dipastikan ikut berlaga di Piala Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) pada tanggal 23/10/2021 mendatang.

Kepastian kehadiran Tim Sepakbola PS Purna ini disampaikan oleh Kurdianyah, mewakili Camat Lumbis, Effendy, kepada media ini melalui pesan WhatsAPP, Rabu, 20/10/2021.

Untuk akomodasi dan pembiayaan selama mengikuti turnamen, PS Purna di sponsori oleh Bumi Gaharu dan Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA (Deddy Sitorus) anggota DPR RI, daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Utara.

Berdasarkan surat undangan panitia, nomor 02/Pan-PGKU/X/2021, dengan perihal undangan turnamen, yang dirangkai dengan peringatan HUT Kaltara ke IX.

Atas dasar itu pula, pihak panitia mengundang dua tim kesebelasan dari setiap Askab dan Askot PSSI se Kalimantan Utara. Untuk ikut berpartisipasi sebagai peserta turnamen Piala Gubernur Provinsi Kalimantan Utara 2021.

Surat undangan tersebut ditandatangani oleh Ardiansyah AK SE, selaku ketua Panitia Piala Gubernur Kalimantan Utara. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Nunukan

September, Dijadwalkan KORMI Nunukan di Lantik

Published

on

Andi M Akbar Ketua Umum KORMI Nunukan.

NUNUKAN-Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dipastikan segera terbentuk dan dikukuhkan di Nunukan, 18 September mendatang. Mitra baru Pemkab Nunukan di bidang olahraga ini, bakal dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum KORMI Kaltara, Dr Yansen TP MSI. Kepastian ini disampikan Asnawi, Ketua Panitia Pelantikan KORMI Nunukan.

“Sesuai informasi resmi yang kami terima melalui KORMI Kaltara, sedianya Wakil Gubernur Kaltara Dr Yansen TP MSI yang akan melantik di tanggal 18 September ini,” ungkap Asnawi.

Dia menjelaskan, agenda ini rencananya turut dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum.

Asnawi memastikan, seluruh persiapan telah dimatangkan panitia pelaksana.

“Tentu prosesi pelantikan akan dilaksanakan dengan penerapan standar protokol kesehatan ketat. Lokasi pelantikan rencananya bertempat di ruang serba guna Lantai V Kantor Bupati Nunukan,” imbuh Asnawi.

KORMI Nunukan bakal dinahkodai HbAndi M Akbar Mb Djuarzah SEb MM.

Pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, bakal memimpin KORMI Nunukan dengan masa bakti 2021-2025.

Terpilihnya Andi M Akbar sebagai pimpinan KORMI tidak begitu mengejutkan. Sebab, politisi Partai Hanura ini sudah sejak lama berkecimpung di bidang olahraga. Saat ini, dirinya turut berstatus sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kaltara.

“KORMI merupakan energi baru dalam menjaga dan melestarikan olahraga rekreasi maupun tradisional. Tentu tugas ini tidak mudah. Tapi saya yakin, sinergi dengan seluruh jajaran KORMI Nunukan akan membuat tugas ini lebih ringan,” singkatnya memberi keterangan.

Terpisah, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM Phd mengatakan, dengan segera terbentuknya KORMI Nunukan, Pemkab berharap olahraga tradisional di perbatasan mendapat perhatian yang lebih ekstra.

“Olahraga tradisional merupakan bagian dari budaya masyarakat kita. KORMI harus benar-benar berperan mengembangkan dan melestarikan olahraga ini di perbatasan,” tegas bupati.

Menjelang hari pelantikan, KORMI Nunukan sedianya telah menggelar even Nunukan Mobile Competition Season I. Even ini menjadi gerak pertama KORMI dalam mendorong olahraga digital berbasis game mobile di Nunukan. Total ada 16 tim yang berpartisipsi dalam even ini.

Kabarnya, dua tim terbaik dalam turnamen tersebut, diberikan privilage khusus oleh Indonesia E-Sport Association (Kaltara) sebagai peserta seleksi, guna menghadapi persiapan Festival Olahraga Nasional Ke-VI di Palembang tahun 2022 mendatang.

Sumber : hms-kormi
Editor    : Sahri.

Continue Reading

Trending