Kilit Laing : Kantor saya tutup karena tak ada kegiatan di sekretariat
TANJUNG SELOR – Usai terpilih secara aklamasi, dan dilantik sebagai Ketua Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Utara diperiode kedua, sampai saat ini, Kilit Laing ketua terpilih belum membuka kantor sekretariat di Tanjung Selor sebagai ibukota provinsi.
“Karena tak ada teman-teman yang mau mengisi kantor, terpaksa seluruh peralatan seperti meja dan kursi saya angkut, ” kata Ketua Kadin, Provinsi Kalimantan Utara, Kilit Laing, kepada media ini melalui telpon selular, Minggu, 27/6/2021.
Menurutnya, tahun lalu (2020,red) pihak nya mengaku sudah membuka kantor dimaksud di Tanjung Selor, sayangnya tidak ada rekan yang mau turun berkerja, padahal disana sudah tersedia fasilitas termasuk AC kantor, maka terpaksa kantor ditutup.
Sementara kalau ada kegiatan yang berkaitan dengan KADIN tak ada juga yang hadir. Padahal kantor tersebut bukan milik sendiri (Ketua, red), melain kan milik bersama organisasi.
Inilah yang menjadi alasan kepengurusan sebelum nya atau 5 tahun silam pihak nya menyewa kantor di priode pertama. Dan tidak berlanjut diperiode kepengurusan kedua ini.
“Palingan selama ini seingat saya hanya bertiga saja yang aktif kesekretariat, kalau ke Tanjung Selor baru kantor terisi, selebihnya selalu kosong” kata Kilit Laing.
Pertanyaan nya kenapa kantor dibiarkan tak ada kegiatan, oleh sebab itu dari pada menyewa sekeretariat namun tak ada kegiatan kantor, lebih baik dinutup dan tak lagi menyewa kantor baru dikepengurusan Kadin periode tahun 2021 – 2026 inj.
Karena vakum nya anggota, katanya berulang-ulang menyebut, maka seluruh kegiatan seperti rapat-rapat ditekel sendiri oleh Ketua. Seharusnya karena ini organisasi semua nya harus bisa terlibat.
“Tapi dalam hal ini saya juga memaklumi, karena kita baru belajar berorganisasi, maksud nya pada periode ini mau dibenahi nanti anggota akan saya bawa rapat, ” tuturnya.
Artinya pengurus-pengurus KADIN harus orang yang mau berkerja, jangan hanya mau menjabat mencari jabatan saja tapi tidak mau berkerja disitu.
Maka nya dalam waktu dekat ini Kilit Laing menyatakan, akan membuat sistem kerja baru. Siapa yang menjadi pengurus akan berkerja sesuai bidang nya. Misal, bidang infrastruktur berhubungan dengan menteri PUPR Perkim, atau bidang Pertanian berhubungan dengan kementerian pertanian.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah sibuk mengikuti Munas Kadin di Jakarta, dan setelah sistem terbentuk bagus barulah sebagai Ketua akan membawa atau menggelar rapat kerja bersama anggota.
Dimana nantnya semua pengurus diharapkan bisa menyampaikan pendapat berdiskusi. Agar dapat disiapkan langkah-langkah apa yang bisa dilakukan.
“Kalau semuanya sepakat memanfaatkan kantor baru saya akan menyewa kantor baru, itu rencananya, ” tegas Kilit Laing. *
Reporter : Sahri.










