Butuh Biaya Rp 3 Milyar Perbaiki Kerusakan PLTS Long Ampung Malinau

MALINAU – Warga Long Ampung, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, sejak dua tahun terakhir sudah tidak lagi menikmati penerangan listrik, lantaran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Comunal yang ada di desa mereka dalam kondisi rusak parah.

Menurut Yohanes BId Bid, salah satu warga yang bermukim di Long Ampung, melalui pesan masangger facebook, 11/3/2021 menjelaskan, ia bersama masyarakat desa sudah berupaya bagaiamana caranya kerusakan PLTS disana bisa segera teratasi. Namun karena kerusakan yang cukup parah serta memerlukan biaya yang cukup mahal, sehingga sampai saat ini belum bisa diperbaiki.

“Memang kami sudah mmbicarakan untuk membeli peralatan dan batree PLTS yang rusak, dengan menggunakan anggaran dana desa tapi tidak mampu karena diperkirakan harga nya sekitar Rp 3 Miliar.

Mengingat banyak alat yang rusak dan sistem batree nya harus diganti, dari batree fluidic ke batree VRLA GEL litium, ” kata Yohanes BId Bid.

Warga juga pernah mengadakan rapat bersama pemerintah kecamatan Kala itu, diantaranya Camat, Kepala Desa Long Ampung, Elpis, Anye dan Jimi Sakai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kayan Selatan.

“Saya sendiri sebagai yang dipercaya oleh masyarakat untuk mengelola PLTS, ” ujarnya.

Terkait kerusakan itu, pihak Kecamatan Kayan Selatan juga sudah dua kali menyurati Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara,, namun sampai saat ini infonya surat tersebut belum mendapat respon dari mereka.

Yohanes BId Bid juga mengaku bahwa pernah langsung menghubungi idinas ESDM provinsi Kaltara, dan dalam pembicaraan tersebut, dilaporkan keadaan dan kerusakan PLTS Long Ampung.

Dimana pihak ESDM Provinsi Kalimantan Utara mengatakan sudah langsung menghubungi ESDM pusat, tapi sampai saat ini belum juga ada perbaikan sebagaimana mestinya. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *