Soal Wacana Pansus PT KPUC, Fraksi Hanura Kaltara Masih Menunggu Hasil Uji Lab

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), masih menunggu hasil uji Laboratorium terkait jebolnya limbah tambang batu bara milik PT Kayan Putera Utama Coal (KPUC) di Sungai Tuyak, Sengayan, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau.

Apakah Fraksi Hanura mendukung terbentuknya Pansus atau tidak semuanya tergantung hasil uji laboratorium, terkait limbah itu.

“Soal wacana pembentukan Pansus pada prinsipnya kami dari Fraksi Hanura masih menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah tekhnis yang membidangi, ” terang Elia Dj dari Fraksi Hanura, kemarin.

Menyinggung soal Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar beberapa waktu lalu, dihadiri oleh Komisi I dan Komisi III DPRD Kaltara, arahnya hanya ingin mengetahui kronologis kejadian saja.

“Kendati memang kita akui saat RDP memang ada muncul wacana dari beberapa teman anggota yang mengingin kan dibentuk nya Pansus, ” ujar Elia Dj.

Soal apakah benar-benar sudah mencemari atau masih masih dalam ambang batas normal tentu tak ada masalah.

“Artinya apapun namanya limbah tersebut kalau masih pada batas toleransi tidak ada masalah, ” imbuh Elia Dj.

Apalagi yang nama nya perusahaan tentu ada memiliki Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) sendiri. Yang tingkat keamanan nya tidak perlu dipertanya kan lagi.

Sesuai hasil RDP, Elia menambahkan, sesuai data pada risalah rapat ada 6 item yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau.

“Betul ada sedikit terjadi kebocoran tanggul dan itu juga sudah ditangani sebagaimana mestinya, ” ujarnya. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!