“Dindang”atau dendang “Bebilin” lagu Daerah Tidung berisi petuah atau nasehat, atau pesan dari nenek moyang kaum Tidung.
Irama lagu tersebut pasti berbunyi “Bebilin Yaki Yadu” yang artinya dalam bahasa Indonesia pesan kakek dan nenek. Ini bermakna bagi setiap orang Tidung harus selalu ingat petuah leluhurnya, rendah hati dan ulet dalam segala hal.
Masih terngiang dalam benak penulis,. Ketika masih kecil dikampung biasanya lagu bebilin ini kerap dinyanyi kan warga Tidung saat waktu panen padi.
Untuk mengurangi kesuntukan berkerja biasanya setiap orang atau kelompok bernyanyi riang dengan cara bergantian atau berbalas lagu.
Maka tak heran kaum Tidung itu dimana saja berada mereka tak pernah lupa kampung nya, Selalu menjaga soliditas bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk di Kalimantan Utara sendiri, kaum Tidung tersebar di empat Kabupaten dan satu Kota.
Bahkan untuk mengenang sejarah terkait pembagian wilayah yang disebut Afdeling Tana Tidung, dimasa penjajahan Belanda, nama Tana Tidung kini tetap di abadikan sebagai salah satu nama Kabupaten di Provinsi ke 34 di Indonesia itu. *
Oleh : Sahri




