– Saat ini sudah ada sekitar 20 orang Santri rutin menghapal Al-Qur’an
TANJUNG SELOR – Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, saat ini sudah memiliki Pondok Tahfidz Quran.
Tidak tanggung-tanggung pondok Tahfidz ini dibangun sebanyak dua buah, terdiri dari untuk Santri dan Santriwati. Anggaran pembangunan nya pun berasal dari swadaya masyarakat muslim setemoat dan para donatur yang bersimpati.
Menurut Syamsudin, Minggu 8/11/2020 menyebutkan, ketika perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, oleh pengurus pondok dan para santri Tahfidz, Bupati Bulungan, Sujati dan Sekda Kabupaten, Syafril, juga sempat menghadiri acara tersebut.
“Pengajian dipondok Tahfidz ini sudah berlangsung lebih kurang setahun dan saat ini ada 20 orang Santri yang rutin mengaji Alquran disana, ” kata Syamsuddin.
Sementara itu lanjutnya, untuk pengajar pihak pengurus mendatangkan ahli Tahfidz Quran dari pulau Jawa.
Sedangkan untuk tempat tinggal para Ustadz disamping Mesjid tempat pengajian ada dibangun rumah sederhana, mengingat pengurus pondok belum mampu menyiapkan asrama yang representatif.
“Untuk biaya makan minum para pengajar berasal dari sumbangan warga Muslim setempat,” ujar Syamsudin.

Kedepan tambah nya lagi, pondok Tahfidz Quran Salimbatu membuka kesempatan untuk para calon Santri dari luar daerah yang berminat menghapal Al-Qur’an untuk dididik disana.
Diketahui, Tahfidz Al-Quran adalah proses untuk memelihara, menjaga dan melestarikan kemurnian Al-Quran yang diturunkan kepada Rasulullah SAW di luar kepala, agar tidak terjadi perubahan dan pemalsuan serta dapat menjaga dari kelupaan.
Kembali kemasa silam, wajar bila Desa Salimbatu terus menjaga dan memperkuat syiar Islam, mengingat desa ini dulunya juga menjadi tempat para Wali Allah, untuk menyiar kan Agama Islam di Kalimantan Utara.
Itu bisa dibuktikan dengan adanya makam Wali Allah Al Maghribi Salimbatu dan makam wali lain nya masih bisa kita temukan disana.
Reporter : Sahri.












