TANJUNG SELOR – Tidak sia-sia Provinsi Kalimantan Utara, bertekad menjadi yang terdepan, buktinya sudah 5 kali provinsi termuda di Indonesia itu memperoleh penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni mulai tahun 2015 – 2019.
Penghargaan tersebut diserahkan Perwakilan Kementerian Keuangan di Kalimantan Utara, yang juga sekaligus kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltara, Indra Soeparjanto, kepada Pjs Gubernur Teguh Setyabudi, Jumat 16/10/2020 di Kantor Gubernur di Jalan Kolonel Soetadji Tanjung Selor.
Disela acara penyerahan penghargaan, Pjs Gubernur, Teguh Setyabudi mengatakan, penghargaan ini akan memacu Pemprov Kaltara untuk berkerja baik dalam segala hal, khususnya dalam penatakelolaan dan pelaksana keuangan daerah.
“Mulai dari Sekprov, Inspektur, dan semua jajaran kepala OPD tidak berpuas diri dengan penghargaan WTP ini, ” tegas Teguh Setyabudi.
Karena lanjutnya WTP bukan merupakan tujuan akhir dari pengelolaan keuangan. Tetapi peningkatan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang akuntabel adalah tujuan utamanya.
Pjs juga berpesan agar capaian yang sudah sangat baik itu terus dipertahankan walau telah mencapai kali enam provinsi ini meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Bahwasanya pengelolaan keuangan daerah sebagai wujud mengimplementasikan program nyata demi kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan mengoptimalkan segala potensi di Kalimantan Utara,” ujarnya.
Usai menerima piagam dan plakat penghargaan, Pjs Gubernur berkelakar agar Kementerian Keuangan menggelontorkan dana pemerintah ke Kalimantan Utara sebagai ‘hadiah’ capaian tersebut.
“Kalau 500 miliar kan lumayan. Sebagi bentuk apresiasi terhadap apa yang sudah diraih di Kalimantan Utara. Hadiah sebesar itu, bisa untuk membangun sejumlah infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” kelakar Pjs Gubernur. * Nina AF.












