Connect with us

Berita Kaltara

Mendesak Perbaikan Kerusakan PLTS di Kampung Siandaw Kaltara

Published

on

TANJUNG SELOR – Kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kampung Siandaw, Desa Liagu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, ternyata sudah dihitung oleh masyarakat disana, namun apa daya biaya perbaikan nya cukup menelan biaya yang cukup lumayan besar.

Menurut Yans, salah satu warga kampung Siandaw kepada media ini melalui pesan masangger menyebutkan, untuk Capasitor PLTS perbuah seharga Rp 12.500.000, Karena kerusakan nya dua buah, maka untuk capasitor saja menelan biaya Rp 25.000.000.

Sementara itu lanjutnya, untuk kabel aliran yang ikut terbakar, harga per meternya Rp 150.000 dikalikan 300 meter, total nya Rp 45.000.000.

“Untuk capasitor dan kabel keseluruhannya Rp 70.000.000, diluar biaya pemasangan, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk penampungan arus listrik saat pengecasan batrai masih berfungsi baik.

“Kalau capasitor dan kabel sudah diganti listrik PLTS di Siandaw akan menyala kembali, ” ujarnya.

Diketahui PLTS bantuan Kementerian ESDM kepada warga Kampung Siandaw, atas upaya dr Ari Yusnita semasa masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode lalu.

Sehingga warga yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan bisa merasakan suasana terang benderang pada malam hari nya. Namun sekarang akibat PLTS mengalami kerusakan suasana perkampungan itu kembali seperti sedia kala.

“Kami berharap bapak Ir Deddy Yevri Sitorus MA anggota DPR RI Dapil Kaltata mau menjembatani masalah kami kepada Kementerian ESDM supaya ada segera perbaikan kerusakan Capasitor dan kabel listrik keperumahan masyarakat, ” kata Yans.

Ketika masalah ini coba dikonfirmasi kepada Ir Dedy Yevri Hanteru Sitorus MA atau yang akrab disapa Deddy Sitorus mengatakan, baik akan dicoba untuk menghubungi pihak Kementerian ESDM.

“Sebaiknya masyatakat Siandaw menyurati kesaya, agar lebih jelas dan bisa langsung dikoordinasi kepada pihak kementerian terkait, ” pungkas Deddy Sitorus. *

Reporter : Sahri.

DPRD Kaltara

DPRD Kaltara Sampaikan Pandangan Umum Fraksi

Published

on

H Achmad Jufrie SE MM anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (kanan).

TANJUNG SELOR – Fraksi-fraksi DPRD Prov. Kaltara menyampaikan Pandangan Umum terhadap Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2023 pada Rapat Paripurna Ke – 16 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Utara Masa Persidanan II Tahun 2024, Rabu (19/06/24).

Pada Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua Andi Hamzah dan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Prov. Kaltara Pollymaart Sijabat, SKM.,M.A.P dan Para Perwakilan OPD.

Sebanyak 6 Fraksi di DPRD Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan Pandangan umumnya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran (TA) 2023.

Penyampaian Pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Prov. Kaltara diawali oleh Fraksi Partai PDI-P disampaikan oleh Yakup Palung, dilanjutkan Fraksi Hanura oleh Tamara Moriska, SH, kemudian Fraksi Gerindra oleh Yancong, S.Pi, Fraksi Partai Golkar disampaikan oleh Anto, Pandangan umum Fraksi Demokrat disampaikan oleh Hendri Tuwi, SE., M.Si, diakhiri penyampaian Fraksi Amanat Nasional Bintang Kebangsaan oleh Supaad Harianto, SE.

Mengawali pandangan umumnya Fraksi-fraksi DPRD Prov. Kaltara memberikan apresiasi atas capaian Provinsi Kalimantan Utara yang meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014 hingga yang baru diraih untuk Tahun 2023 oleh BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, dengan harapan atas predikat tersebut tata kelola keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menjadi lebih baik lagi untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang harus terus dilakukan.

Kemudian beberapa poin penting dari penyampaian fraksi-fraksi menyoroti terkait bidang infrastruktur/ pembangunan daerah, bidang Pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang kesejahteraan rakyat.

Adapun keseluruhan fraksi memberikan pendapat secara umum bahwa seluruh fraksi menyetujui Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2023 ini dan berharap agar dapat segera ditindaklanjuti.

Setelah penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi, untuk selanjutnya pihak pemerintah untuk memberikan jawaban dari Pandangan umum dimaksud yang akan disampaikan pada rapat paripurna selanjutnya.(hms/jk/kjs)

Continue Reading

Kaltara

Datu Buyung Perkasa : “Diskominfo Kaltara Diminta Wajib Memberdayakan Semua Media Online Lokal”

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa M Pd Ketua FWKB Kaltara dan Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan.

– Khususnya media-media online yang dikelola oleh putera daerah.

TANJUNG SELOR – Ketua Forum Wartawan Kaltara Bersatu (FWKB) Drs Datu Buyung Perkasa M Pd menilai, pemberdayaan media online lokal oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Utara belum sepenuhnya maksimal, karena belum seluruhnya media online lokal yang dikelola oleh putera daerah Kaltara dirangkul dijadikan mitra untuk penyebar luasan informasi yang harus disampaikan oleh pemerintah ke masyarakat.

“Ada lebih dari satu pengelola media online yang dikelola oleh putera daerah Kaltara menyampaikan ke saya bahwa sampai saat ini mereka belum juga diberi informasi dari Diskominfo Kaltara bahwa penawaran yang mereka ajukan direspon, ” ujar Datu Buyung Perkasa kepada media ini, “ujar Datu Buyung, Rabu 19/6/2024.

Padahal tidak hanya penawaran yang sudah disampaikan, kepada PPTK dan Kepala Dinas selaku kuasa pengguna anggaran juga sudah mereka (pengelola media online lokal kaltara) menyampaikan.langsung.

Artinya mereka yang sudah mengajukan penawaran ini harus juga dikasih kepastian agar tidak berharap dijadikan mitra, karena apa perusakan media mereka tidak jadi rekanan juga wajib dijelaskan supaya pada tahun berikutnya yang tidak ada atau kurang lengkap bisa ditambah supaya memenuhi persyaratan.

Lebih lanjut Datu Buyung yang juga sebagai ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan ini menambahkan, supaya ada rasa keadilan terhadap pengelola media online itu, khususnya terbitan lokal Kalimantan Utara, yang memang merupakan satu keharusan untuk dijadikan mitra. Maka jangan lah sampai memilah-milah ataupun mencari kesalahan rekan-rekan media online lokal tersebut, supaya mereka bisa berdaya ditanahnya sendiri.

Apalagi alasan penolakan hanya soal akibat mereka melakukan aktifitas kegiatan pemberitaan. Karena selain informasi kita juga butuh kritikan yang membangun supaya ada perbaikan terhadap sesuatu kekurangan.

Lebih lanjutan Datu juga menyoal sekaligus bertanya berapa saja besaran harga per berita untuk media online tersebut. Yang dimulai dari perberita, perminggu hingga perbulan sampai berakhirnya kontrak kerjasama. Ini juga harus dibuka.kepublik supaya diketahui oleh masyarakat luas.

“Oleh sebab itu saya meminta jangan sampai masalah begini ini terus berkelanjutan kedepannya. Apalagi sampai timbul masalah yang tidak diinginkan. Karena apabila nantinya ada temuan sekecil apapun saya selaku ketua akan melaporkan masalah ini ke pusat. Selanjutnya kami juga akan mencari celah-celah dimana dugaan yang ada menimbulkan kerugian negara itu, ” kata Datu.

Yang pasti keinginan nya tambah Datu, mohon lah semua media dapat diberdayakan jangan dipilah-pilah, apalagi putera-putera daerah yang punya potensi kearah itu sampai disisihkan dan dicari kesalahan-kesalahan nya.

Selaku ketua Forum Wartawan Kaltara Bersatu Datu juga mengharapkan hal ini sampai melebar apalagi sampai kepemerintah pusat, ” imbuh Datu.

Mengingat kita juga sudah memasuki tahun politik yang wajib kita jaga bersama kondusifitasnya. Jangan sampai ada riak-riak, ” harapan saya seperti itu jadi semua harus diberdayakan sesuai bidangnya, ” pungkas Datu Buyung Perkasa.

Ketika hal ini coba dikonfirmasi silang ke Diskominfo Kaltara, PLT Kepala dinas enggan berkomentar dengan alasan yang bersangkutan baru menjabat. * jk.

Continue Reading

Bulungan

PT Pesona Kathulistiwa Nusantara Salurkan 11 ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing Untuk Qurban 1445 H

Published

on

Penyerahan hewan qurban dari PT Energi Nusa Mandiri (ENM) group kepada salah satu desa binaan di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Sejumlah 20 desa dampingan dan 4 kecamatan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara pada lebaran Idul Adha 1445 atau tepatnya tanggal 17 Juni 2024 besok, PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) mendistribusikan hewan qurban sebanyak 11 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Adapun perusahaan yang tergabung dalam perusahaan Energi Nusa Mandiri (ENM) Group tersebut antara lain, PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), PT Sumber Alam Sekurau (SAS) dan PT Megah Energi Khatulistiwa (MEK).

Serta kontraktor pelaksana, PT Mitra Indah Lestari, PT Aulia Jaya Kaltara, PT Tanjung Makmur, PT Mitra Kemakmuran Line, PT Anugerah Wana Perkasa, PT Sukses Inti Solusindo dan PT Risdianto Bersaudara

Kegiatan berbagi hewan qurban ini sudah berjalan sejak tahun 2019, dalam suasana hari raya Idul Adha.

“Kami mewakili manajemen dan direksi Energi Nusa Mandiri (ENM) group bersama kontraktor mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 10 Djulhijah 1445 H mohon maaf lahir dan batin, ” tutup Kun Prayogi Herlambang S Ikom, Humas PT PKN. * jk/kjs.

Continue Reading

Trending