– OPD terkait harus segera melakukan inspeksi pasar.
TANJUNG SELOR – Mencermati perkembangan dari waktu kewaktu, khususnya terkait dengan ekonomi rakyat, ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, menilai sangat jauh dari harapan, terutama dari para pemangku kepentingan yang menurutnya banyak yang kurang tanggap.
Contohnya kata Datu, dampak kelangkaan minyak goreng yang melanda Tanjung Selor akhir-akhir ini seharusnya Bupati tidak perlu sibuk kalau bawahan nya tanggap dan segera melakukan aksi dilapangan untuk melakukan inspeksi dan penertiban.
“Minimal begitu ada perkembangan langka nya minyak goreng, seharusnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi melakukan razia pasar, dan hasilnya langsung dilaporkan kepada bapak Bupati, ” kata Datu Buyung.
Kenapa harus demikian, karena saat dilantik setiap kepala OPD itu menandatangani fakta integritas, terkait kesiapan melaksanakan tugas dan loyalitas.
“Jangan sampai akibat kita kurang tanggap membaca situasi, menyebabkan Bupati keteteran, kita bantu beliau sesuai tupoksi kita, ” ujarnya.
Artinya sebagai kepala OPD menurut Datu, seseorang tidak hanya butuh kecerdasan, tapi keinginan yang kuat untuk memajukan daerah juga sangat penting untuk dimiliki, termasuk keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat secara luas.
Ditambah loyalitas yang tinggi kepada pekerjaan dan pimpinan. Maksudnya tambah Datu Buyung, kedepan harus ada evaluasi, bila kurang greget yang bersangkutan harus diganti. *
Reporter : Sahri.












