–– Khususnya media-media online yang dikelola oleh putera daerah.
TANJUNG SELOR – Ketua Forum Wartawan Kaltara Bersatu (FWKB) Drs Datu Buyung Perkasa M Pd menilai, pemberdayaan media online lokal oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Utara belum sepenuhnya maksimal, karena belum seluruhnya media online lokal yang dikelola oleh putera daerah Kaltara dirangkul dijadikan mitra untuk penyebar luasan informasi yang harus disampaikan oleh pemerintah ke masyarakat.
“Ada lebih dari satu pengelola media online yang dikelola oleh putera daerah Kaltara menyampaikan ke saya bahwa sampai saat ini mereka belum juga diberi informasi dari Diskominfo Kaltara bahwa penawaran yang mereka ajukan direspon, ” ujar Datu Buyung Perkasa kepada media ini, “ujar Datu Buyung, Rabu 19/6/2024.
Padahal tidak hanya penawaran yang sudah disampaikan, kepada PPTK dan Kepala Dinas selaku kuasa pengguna anggaran juga sudah mereka (pengelola media online lokal kaltara) menyampaikan.langsung.
Artinya mereka yang sudah mengajukan penawaran ini harus juga dikasih kepastian agar tidak berharap dijadikan mitra, karena apa perusakan media mereka tidak jadi rekanan juga wajib dijelaskan supaya pada tahun berikutnya yang tidak ada atau kurang lengkap bisa ditambah supaya memenuhi persyaratan.
Lebih lanjut Datu Buyung yang juga sebagai ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan ini menambahkan, supaya ada rasa keadilan terhadap pengelola media online itu, khususnya terbitan lokal Kalimantan Utara, yang memang merupakan satu keharusan untuk dijadikan mitra. Maka jangan lah sampai memilah-milah ataupun mencari kesalahan rekan-rekan media online lokal tersebut, supaya mereka bisa berdaya ditanahnya sendiri.
Apalagi alasan penolakan hanya soal akibat mereka melakukan aktifitas kegiatan pemberitaan. Karena selain informasi kita juga butuh kritikan yang membangun supaya ada perbaikan terhadap sesuatu kekurangan.
Lebih lanjutan Datu juga menyoal sekaligus bertanya berapa saja besaran harga per berita untuk media online tersebut. Yang dimulai dari perberita, perminggu hingga perbulan sampai berakhirnya kontrak kerjasama. Ini juga harus dibuka.kepublik supaya diketahui oleh masyarakat luas.
“Oleh sebab itu saya meminta jangan sampai masalah begini ini terus berkelanjutan kedepannya. Apalagi sampai timbul masalah yang tidak diinginkan. Karena apabila nantinya ada temuan sekecil apapun saya selaku ketua akan melaporkan masalah ini ke pusat. Selanjutnya kami juga akan mencari celah-celah dimana dugaan yang ada menimbulkan kerugian negara itu, ” kata Datu.
Yang pasti keinginan nya tambah Datu, mohon lah semua media dapat diberdayakan jangan dipilah-pilah, apalagi putera-putera daerah yang punya potensi kearah itu sampai disisihkan dan dicari kesalahan-kesalahan nya.
Selaku ketua Forum Wartawan Kaltara Bersatu Datu juga mengharapkan hal ini sampai melebar apalagi sampai kepemerintah pusat, ” imbuh Datu.
Mengingat kita juga sudah memasuki tahun politik yang wajib kita jaga bersama kondusifitasnya. Jangan sampai ada riak-riak, ” harapan saya seperti itu jadi semua harus diberdayakan sesuai bidangnya, ” pungkas Datu Buyung Perkasa.
Ketika hal ini coba dikonfirmasi silang ke Diskominfo Kaltara, PLT Kepala dinas enggan berkomentar dengan alasan yang bersangkutan baru menjabat. * jk.












