– Fasilitas lengkap, dihuni oleh 52 orang Siswi Puteri dari Sekatak, Binai, Kelubir dan desa Apung.
TANJUNG SELOR – PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu bara di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, melalui program Comunity Depelovment (Comdev) terus konsen memacu percepatan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Dalam upaya memacu SDM lokal tersebut, PT PKN tidak hanya memberikan beasiswa full kepada putera-puteri lokal, khususnya warga yang bermukim diring 1 dan ring 2 disekitar operasi perusahaan, pihak perusahaan ini juga telah membangun khusus asrama Puteri dengan kapasitas 52 orang di jalan Padaidi Tanjung Selor.
Dimana asrama tersebut dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lumayan, seperti ranjang susun lengkap dengan spring bad, almari dan kipas angin pada setiap kamar.
Ada dapur yang luas serta ruang belajar. Tempat menjemur pakaian, air bersih, WiFi dan perlengkapan lain yang dibutuhkan oleh siswa SMA dan SMK yang menghuni asrama tersebut.
Halaman asrama juga cukup luas, lengkap dengan paping blok. Artinya dihalaman tersbut nantinya bisa dimanfaatkan sebagai sarana olahraga.
“Hari ini kita comusioning untuk pembangunan asrama putri tahap satu. Dimana ada 13 kamar setiap kamarnya diisi 4 orang dan asrama ini diperuntuk kan bagi siswa SMA dan SMK sederajat termasuk Madrasyah Aliyah, ” terang Muhammad Yusuf B SP, dari PT PKN kepada media ini, Selasa 29/6/2022.
Selain asrama utama, juga ada rumah untuk tenaga pengawas. “Jadi fungsi rumah pengawas ini diperuntuk kan bagi tenaga pengawas siswa selama 24 jam penuh, ” ujarnya.
Rencana untuk peresmian diperkirakan pada tanggal 26 Juli 2022 mendatang. “Insya Allah nanti kita akan mengundang Bupati Bulungan, Gubernur Kaltara, Direktur Pengusahaan BaTU Bara Kementerian ESDM RI mudah-mudahan beliau berkenan hadir melihat program CSR dari perusahaan pertambangan yang ada di Bulungan, ” ungkap Yusuf.
Karena asrama ini dibangun dilahan Pemkab Bulungan dengan luasan lahan 2.500 M2, tambah Yusuf, prioritas untuk anak-anak dari daerah dampingan PKN, seperti dari Sekatak, Kelubir, Apung dan desa Binai.
“Prioritas nya memang untuk anak-anak yang ada didaerah dampingan, tapi tidak menutup kemungkinan juga desa-desa yang lain yang bersekolah di Tanjung Selor jika kapasitas asrama masih memungkinkan, ” imbuhnya.
Semoga kondisi perusahaan sangat bagus, dan bisa membangun asrama tahap duanya. Targetnya untuk dua asrama tersebut yang kapasitasnya hampir sama dengan asrama tahap satu yang sudah rampung terbangun.
“Nantinya diharapkan ada seratus anak yang bisa menghuni dua asrama tersebut, ” kata Yusuf.
Selain fasilitas asrama, listrik dan air gratis, nantinya juga ada subsidi lauk pauk.
Sementara, untuk siswa siswi yang berprestasi ada uang saku sebesar Rp 500.000 / bulan. Karena mereka jauh dari sekolah pihak perusahaan juga memikirkan bagaimana ada transportasi dari asrama kesekolah tujuan.
Untuk nama asrama, Yusuf mengatakan sedang dalam tahap penggodokan di internal. Yang jelas karena ini kerjasama dengan Pemkab Bulungan untuk nama tersebut harus ada perpaduan antara keduanya.
Sebelum peresmian, awal Juli minggu pertama atau Minggu kedua asrama sudah mulai dihuni para siswi. “Sementara nanti anak-anak yang ada dijalan Salak akan segera kita pindahkan, ” pungkas Muhammad Yusuf B SP. * jk/kjs.












