TANJUNG SELOR – Momen Peringatan HUT Kabupaten Bulungan dan Hari Jadi Kota Tanjung Selor, dijadikan ajang pelestarian seni dan budaya lokal.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Syarwani S Pd M Si, kemarin.
Upaya untuk melestarikan akan terus dilakukan, contoh salah satunya adalah Jugit Demaring jangan sampai punah. Tentu harus ada upaya-upaya melalui dinas terkait yang membidangi melakukan pembinaan.
“Peran Dinas Pendidikan juga harus terus berupaya bagaimana bahasa daerah (Bulungan, Tidung dan Dayak) harus ada disekolah yang masuk pada kurikulum muatan lokal, ” tegas Bupati Syarwani.
Sehingga bisa dipastikan pelestarian bahasa daerah ini bisa dipertahan kan melalui jalur pendidikan tersebut.
Artinya kata dia, implementasinya ada pada jalur pendidikan, yang nantinya setiap minggu ada satu atau dua jam pelajaran bahasa daerah ini dipelajari oleh para siswanya.
“Untuk konteks muatan lokal tersebut akan dipayungi melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada), yang akan dikaji terlebih dahulu bersama dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan, ” tutup Syarwani. *
Reporter : Sahri












