Connect with us

Berita DPRD Kaltara

Satgas PPA Kaltara Minta Pemerintah Ektra Khusus Merawat Bumil Terpapar Covid – 19

Published

on

Hj Ainun Faridah.

TANJUNG SELOR – Diharapkan dimasa wabah Pandemi Covid – 19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, Pemerintah diminta proaktif membantu masyarakat dan memberi bantuan yang maksimal, terutama kepada para ibu hamil (bumil) dan balita yang terpapar virus tersebut.

Harapan itu disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas kementerian khusus Perlindungan Perempuan Dan Anak (Satgas PPA), Provinsi Kalimantan Utara, Hj Ainun Faridah, Rabu, 28/7/2021.

Hj Ainun Faridah, yang juga politisi Partai Golongan Karya ini menambahkan, kenapa ibu hamil dan balita baik yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) maupun yang dirawat di rumah sakit harus mendapat perhatian ekstra perawatan nya, karena mereka tentu sangat butuh nutrisi khusus yang tentu berbeda dengan orang normal atau dewasa.

“Kalau bisa pemerintah juga wajib membentuk tim khusus (relawan) yang terlatih dan bisa setiap saat menyambangi sekaligus merawat bumil dan balita yang terpapar Covid – 19, ” kata Hj Ainun Faridah.

Sekaligus pemerintah melalui tim Satgas Percepatan Penanganan Covid – 19, setiap hari bisa rutin mengupdate data jumlah berapa bumil dan balita yang terpapar dan sembuh.

Selain itu sambung Hj Ainun yang juga masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara ini menyarankan, untuk relawan yang dibentuk sebelum diterjunkan kelapangan wajibterlebih dahulu mendapat pelatihan.

“Saya kira masih banyak adik-adik kita yang alumni akademi keperawatan, kebidanan dan sarjana pendidikan bisa direkrut menjadi relawan, ” tuturnya.

Kenapa harus ada sarjana pendidikan, karena mereka bisa secara langsung memberi konseling kepada penderita yang terpapar Covid – 19, agar semangat sembuh lebih besar.

Tentu untuk membentuk tim relawan ini juga butuh biaya, nah disinilah pihak pemerintah harus memikirkan bagaimana bisa menganggarkan nya baik di APBD Provinsi maupun APBD kabupaten kota yang ada di Kaltara.

“Saya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mentaati anjuran pemerintah untuk terus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan selalu menjadikan 5 M sebagai pola hidup ditengah Pandemi ini, ” imbuh Hj Ainun Faridah. *

Reporter : Sahri.

DPRD Kaltara

Menyambut HUT Proklamasi, Ini Pesan Hj Ainun Farida Untuk Kaum Perempuan Kaltara

Published

on

Hj Ainun Farida Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Hj Ainun Farida, berharap pada momen detik-detik perayaan HUT Proklamasi RI ke 77 tahun menjadi ajang kaum perempuan di Kaltara untuk bangkit membangun daerah disegala bidang.

“Kita kaum perempuan di Kaltara wajib mewarisi semangat kepahlawan seperti semangatnya Cut Nyak Dhien, RA Kartini, Dewi Sartika, yang berjuang memerdekakan negeri ini dan memajukan kaum perempuan nya, ” kata Hj Ainun Farida, kepada media ini melalui telpon WhatsAPP, Sabtu 13/8/2022.

Namun tidak meninggalkan kodrat sebagai isteri dan ibu dari anak-anak, karena anak sebagai generasi penerus harus disiapkan sejak dini.

Ia juga menilai, saat ini kaum perempuan di Kaltara sudah lebih maju. Mereka tidak hanya menduduki beberapa jabatan di birokrat, bahkan sudah banyak perempuan Kaltara yang menjadi politisi di kursi Legislatif kabupaten dan kota.

“Harapan saya kaum perempuan terus berkarya untuk kemajuan daerah di masa-masa yang akan datang, ” tutup Ainun Farida. * jk/kjs.

Continue Reading

DPRD Kaltara

Hermanus Anggota DPRD Kaltara Gelar Kegiatan Wasbang di SMPN 1 Lumbis

Published

on

Hermanus S Sos anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (kanan), M Idrus S Pd Kepala SMPN 1 Lumbis (kiri).

TANJUNG SELOR – Kepala Sekolah Menengah Pertaman Negeri 1 (SMPN 1) Mansalong, Kecamatan Lumbis, M Idrus S Pd, menyambut baik sekaligus mengapresiasi kegiatan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Hermanus S Sos, disekolah tersebut, Jumat 12/8/2022.

Hermanus S Sos anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, sedang menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa SMPN 1 Mansalong Kecamatan Lumbis.

“Terima kasih juga pantas kami sampaikan kepada bapak Hermanus S Sos, yang telah sudi mendengar dan merespon beberap usulan yang kami ajukan, ” terang M Idrus S Pd, melalui pesan WhatsAPP, beberapa saat yang lalu.

Diketahui, Hermanus S Sos, anggota telah melaksanakan kegiatan pembinaan ideologi wawasan kebangsaan (Wasbang) di SMPN 1 Mansalong, kecamatan Lumbis. DImana sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang ideologi bagi siswa-siswi sekolah tersebut.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Hermanus S Sos atas kunjungan dan bantuan nya yang telah diberikan kepada SMPN 1 Lumbis, ” tutup M Idrus. * jk/kjs.

Continue Reading

DPRD Kaltara

DPRD Kaltara Minta Bangunan Toko Indonesia di Krayan Diserahterimakan Kemasyarakat

Published

on

Yakob Palung Sh, anggota DPRD Kaltara dari Fraksi PDI Perjuangan..

TANJUNG SELOR – Program Jembara atau jembatan udara unstuk Subsidi Ongkos Angkut (SOA) perbatasan Krayan, Kabupaten Nunukan, DPRD Provinsi Kalimantan Utara menilai sudah cukup untuk mengatasi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

“Untuk program angkutan Jembara yang merupakan program pemerintah pusat kalau tidak salah melebihi dari 100 ton pertahun, jumlah ini dinilai sudah cukup ” kata Yakob Palung SH anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Aneh nya kata dia, walau program nya sudah berjalan, tapi sampai saat ini masyarakat masih bertanya kenapa harga sejumlah barang tersebut masih relatif mahal di Krayan. “Sampai-sampai harga gula pasir kalau memang itu barang subsidi paling tidak harganya harus sesuai harga perkiraan setempat yakni Rp 18.000/kilogram, tapi faktanya bisa mencapai Rp 30 hingga Rp 40 ribu/kilogramnya.

Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah agar warga disana bisa menjangkau kabutuhan nya dengan harga yang murah.

“Solusinya untuk itu, Toko Indonesia yang sudah selesai dibangun oleh Pemprov Kaltara harus segera diserahterimakan kepada masyarakat untuk dikelola bersama pemerintah setempat, ” kata Yakob Palung.

Mengingat bangunan Toko Indonesia tersebut sudah lama rampung terbangun, serta bangunannya terlihat mantap. Karenanya dIharapkan DInas PUPR Perkim dan DIsperindagkop segera menyerahkan bangunan nya untuk dikelola.

“Sangat disayangkan karena sampai sekarang Toko Indonesia itu belum dioperasikan, ” tambah Yakob Palung.

Kalau ini ditangani dengan baik, persoalan harga barang yang selalu berubah-ubah itu bisa tertangani dengan baik pula. Serta akan terkontrol oleh pemerintah, “Terakhir harapan saya untuk semua pemangku kepentingan bisa meningkatkan kontrol khususnya terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak memihak masyarakat, terutama menyangkut pendistribusian barang secara adil dan merata disetiap desa yang ada, ” pungkas Yakob Palung .*jk/kjs.

Continue Reading

Trending