TANJUNG SELOR – Lebih kurang 10 titik lubang jalan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan TanjunPerindu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, berpotensi terus kian membesar dan dalam, diprediksi pada perayaan momen lebaran Idul Fitri 1442 H, berbagai jenis kendaraan sudah tak bisa melintas, baik dari arah Tanjung Palas menuju Tanjung Selor atau sebaliknya.
Hasil pantauan media ini, Minggu, 9/5/2021, kendaraan dari arah berlawanan bila melintasi lubang jalan tersebut sudah harus bergantian, guna menghindari agar tak tersangkut pada bagian yang bergelombang.
Tidak hanya itu, ribuan lubang yang tercipta akibat curahan air hujan juga terus melebar dan dalam. Sementara tanah urugan pada bahu jalan juga terus tergerus menutupi paret yang ada disisi kiri dan kanan ruas jalan tersebut.
Jalan Sabanar Baru Menuju Selimau juga rusak parah.
Tidak hanya jalan Bulu Perindu menuju jalan Meranti yang harus segera mendapat penanganan perbaikan, ruas jalan Sabanar Baru Kelurahan Tanjung Selor Hilir menuju Desa Selimau Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan juga mengalami kerusakan, lantaran sejak dibangun lebih kurang 15 tahun silam dimasa jabatan mantan Bupati Bulungan H Anang Dachlan Djauhari SE, hingga saat ini jalan tersebut belum pernah ditingkatkan menjadi jalan beraspal.
Padahal hampir disepanjang ruas jalan tersebut sudah tumbuh perumahan warga, dan bangunan milik pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, yakni pelabuhan speed boat milik Dinas PUPR Kaltara.
Aksesnya juga sangat dibutuhkan oleh para petani dan nelayan untuk mengangkut hasil mereka ke pasar Induk Tanjung Selor. Karenanya banyak warga berharap ruas jalan Sabanar Baru menuju Selimau segera diperbaiki sebagaimana mestinya agar keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas dapat terjamin dengan baik. *
Reporter : Sahri.












