TANJUNG SELOR – Jalan poros trans Kaltara di Sekatak Buji, Bulungan, Kalimantan Utara, kondisi nya kian memperihatinkan, dari dua jalur hanya satu jalur jalan saja yang bisa dilintasi secara bergantian oleh berbagai jenis kendaraan yang melintas dari arah berlawanan.
Hal itu terjadi akibat jalur sebelah dari pada ruas jalan itu mulai berlubang cukup dalam, karena terus dikikis oleh air hujan yang menggenangi ruas jalan itu.
Bila saja sebelumnya, dibangun deker sebagai jalan aliran air, tentu saja genangan air di jalan poros trans Kaltara di desa Sekatak ini tidak perlu terjadi, lantaran limpahan air dari perbukitan disisinya saat musim hujan bisa langsung mengalir kesungai.

Hasil pantauan media ini, Sabtu, 17/4/2021 saat melintasi daerah itu, aliran air yang menggenang dan nyaris menenggelam kan perumahan masyarakat disekitarnya kian bertambah, akibat perbukitan yang ada di sana sudah diratakan dengan menggunakan alat berat. Otomatis bukit dimaksud sudah berubah dari bentuknya semula.
Sehingga air yang sebelumnya mengalir disisi perbukitan kini berubah arah menuju perumahan masyarakat
Hal ini terjadi secara terus menerus, kumpulan air semakin banyak, tidak hanya mengancam perumahan warga disekitarnya tapi sudah mulai merusak jalan raya disana.
Artinya saat ini sudah sangat mendesak dibangun deker yang membentang diseluruh badan jalan, serta draenase yang langsung menuju sungai Sekatak, supaya setiap musim hujan tiba daerah ini akan terbebas dari genangan air tersebut. *
Reporter : Sahri.












