TARAKAN – Sebelum kembali ke Tanjung Selor, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie menyempatkan diri untuk singgah di RT 8 Juata Laut, meninjau proyek penataan kawasan kumuh oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Utara.
Diketahui program penataan kumuh ini didanai oleh APBN, untuk kegiatan penataan wilayah yang merupakan bagian dari program Kotaku ini dialokasikan anggaran sebesar Rp 9 miliar lebih.
“Mari kita selalu bersyukur. Alhamdulillah, atas kolaborasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kaltara, berbagai sarana infrastruktur telah dibangun, ” tegas Gubenur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Termasuk salah satunya pada program penataan kawasan kumuh tersebut. Di samping dibangun jalan beton, di kawasan pesisir Juata ini juga akan dibangunkan shelter Taman Mini. Sehingga ke depan, kawasan yang sebelumnya kumuh ini, akan menjadi lebih bagus, indah dan tertata.
“Kepada seluruh masyarakat juga saya minta dengan sangat untuk senantiasa menjaga kerukunan. Apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada. Jaga kesehatan di masa pandemi covid-19. Dengan selalu pakai masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak.
“Dari serangkaian kegiatan yang di lakukan hari ini, semoga Allah SWT memberikan berkah dan rahmat untuk kita semua.. aamiin. * Nina AF.












