Connect with us

Berita Ekonomi

Kelangkaan BBM di Krayan Nunukan Kaltara Sudah Teratasi

Published

on

Pesawat Air Tractor Untuk Memgangkut BBM ke Krayan Kabupaten Nunukan Kaltara.

– Hari ini  PT Pertamina angkut 4.000 L Premium

TANJUNG SELOR – Persoalan antrean Bahan Bakar Minyak BBM, di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, sudah teratasi dengan kembali mengudaranya peswat PT Pertamina Air Tracktor untuk melayani angkutan kewilayah itu.

Perihal kembali mengudaranya pesawat air tractor pertama kali diunggah oleh Akun Facebook Yacob Palung, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara beberapa waktu lalu.

Menurut pihak Air Tractor menyebutkan, peswatnya harini sudah mengangkut BBM sebanyak 4.000 Liter Premium ke Krayan,

Sementara pada pagi harinya, sudah ada pula pengiriman ke Krayan Selatan sebanyak 1.200 Liter.

Diakhir chating nya Yakob Alung dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Pertamina.

“Baik pak Abil, terima kasih atas kerjasamanya, semoga kembali lancar operasional suplay BBM ke Krayan, ” unggah Yacob Palung.

Diketahui sebelum nya, setibanya Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dari perjalanan dinas di Jakarta, ia langsung secara khusus menemui pihak Pertamina di Kota Tarakan, kamis (16/7), kemarin, untuk membahas persoalan kelangkaan BBM di wilayah Krayan sehingga menyebabkan terjadinya antrian panjang di masyarakat.

Kedatangan Bupati Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara itu ditemui oleh pihak Pertamina di Fuel Terminal Tarakan. Selain menanyakan alasan terjadinya kelangkaan BBM di wilayah Krayan, Laura dalam pertemuan tersebut meminta Pertamina segera melakukan upaya percepatan untuk mengatasi persoalan BBM tersebut.

Laura berpendapat, kelangkaan BBM sudah sangat menganggu aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Krayan.

“Satu-satunya BBM yang ditunggu masyarakat saat ini adalah yang berasal dari Pertamina, karena BBM dari Malaysia juga tidak bisa masuk akibat kebijakan lockdown ketat di Negara Malaysia. Kalau pasokan dari Pertamina terganggu, maka seluruh aktivitas masyarakat pun ikut terganggu, untuk itu saya meminta Pertamina segera mencari solusi untuk mengatasi masalah ini,” kata Laura.

Menanggapi permintaan tersebut,
Robert, Manajer Humas Pertamina MOR VI Tarakan menyampaikan kronologis penyebab terjadinya kelangkaan BBM di Krayan.

Kelangkaan BBM di wilayah Krayan dikarenakan pesawat Air Tractor AT-802 PK-PAY dengan kapasitas angkut 4.000 liter yang biasa mengangkut BBM sejak tanggal 29 Juni 2020 lalu dipindah tugaskan untuk melayani wilayah Papua.

Pertamina menggunakan pesawat pengganti dengan pesawat Cassa 212 PK-PCT, dengan kapasitas angkutnya sebanyak 1.200 liter per sekali terbang. Pesawat pengganti dengan kapasitas angkut yang lebih kecil inilah yang menyebabkan pasokan BBM di wilayah Krayan berkurang dan menimbulkan antrian panjang di masyarakat.

Alternatifnya memulihkan pasokan BBM di wilayah Krayan, Pertamina akan kembali menggunakan pesawat Air Tractor AT-802 PK-PAY untuk mengangkut BBM di wilayah Krayan agar pasokan di masyarakat bisa kembali normal.

Reporter : Sahri
Sumber : FB Yacob Palung dan Humas Pemkab Nunukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Dengan Rp 5,5 Juta, Anda Sudah Punya Lahan Sultan Kavling di Lokasi KIPI

Published

on

Solusi peluang Bisnis untuk kelas menengah kebawah.

TANJUNG SELOR – Hadirnya Sultan Kavling di desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, merupakan solusi bagi kelas menengah kebawah memiliki lahan membangun rumah tinggal sekaligus peluang berinvestasi untuk masa depan.

Lahan berukuran 15 m x 30 m, terbilang murah, hanya dengan DP 1 juta rupiah dicicil secara angsuran hingga Rp 5,5 juta maka lahan tersebut sudah menjadi milik kita.

Letaknya hanya sekitar 8 km dari bibir pantai dan 4 kilometer dari lokasi kawasan pelabuhan internasional (KIPI), sangat cocok untuk membuka berbagai usaha jasa, seperti warung sembako, warung makan, bisnis air galon dan jasa lain nya.

Bagaimana tidak menjanjikan untuk peluang usaha atau bisnis, proyek KIPI tersebut digadang-gadang mulai beroperasi secara bertahap pada tahun 2023, diperkirakan tahun 2024 sebagian sudah rampung dan mulai dioperasi kan, diperkirakan ada ratusan ribu orang yang akan berkerja disana.

Tentu kebutuhan makan bagi karyawan yang berkerja dan lain-lain akan terus meningkat. Artinya posisi lahan sultan kavling satu-satunya solusi bagi warga setempat untuk meraih masa depan dilokasi KIPI yang disebut pintu masa depan Kalimantan Utara.

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Ekonomi

Berkah Usaha Parut Kelapa Ditengah Pandemi Covid – 19

Published

on

Ibu Salamah Sedang Memarut Kelapa di Tempat Usaha Eumahannya.

MALINAU – Ibu Salamah salah satu pengusaha kelapa parut (Usaha rumahan), yang beroperasi di jalan A Kosasih Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, mendapat rejeki yang cukup baik, pada H – 1 idul Adha 1442 H.

Sejak pagi buta, para pemesan kelapa parut hingga menjelang sore hari terus berdatangan, ia pun nyaris kewalahan melayani pembeli.

“Sejak tengah malam menjelang pagi kelapa nya sudah dikupas sebagian, kalau tidak begitu yakin tak mampu melayani pembeli, ” ujarnya saat berbincang dengan media ini, Senin 19/7/2021.

Terpaksa, agar memudahkan ia memperkerja kan orang untuk mengikuti kelapa tersebut.

“Alhamdulillah dari pagi hingga menjelang sore sekitar lebih kurang 300 butir kelapa parut terjual, ” imbuhnya.

Untuk buah kelapa yang besar dihargai Rp 12.000/buah dan yang ukuran sedang Rp 10.000/buah.

Kalau hari-hari biasa bisa laku hingga mencapai 100 buah lebih. Terkadang bisa juga mencapai 150 an.

“Kalau sebelum Pandemi Covid – 19 penjualan agak meningkat, ” tutur nya. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Ekonomi

Mengais Rejeki Ditaman Tepian Kayan Bulungan Kaltara

Published

on

Suasana Taman Tepian Kayan Tanjung Selor Bulungan Kaltara malam hari.

TANJUNG SELOR – Keberadaan taman Tepian Kayan, di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Berbagai kegiatan bisa dilakukan disana, mulai menjadi tempat arena bersantai, olahraga hingga mengais rejeki bagi para penjual jajanan ringan serta wahana tempat bermain anak-anak.

Tidak lah berlebihan bila saat ini Taman Tepian Kayan, menjadi wadah banyak orang untuk “mengais rejeki ditengah pandemi Covid – 19 yang belum kunjung teratasi”.

Diketahui, taman kebanggaan warga Tanjung Selor ini, mulai dibangun diperiode kedua masa kepemimpinan mantan Bupati Bulungan, Drs H Budiman Arifin M Si.
Dengan pelaksana konstruksi kontraktor lokal.

Wajar saja bila saat ini beberapa bagian lantainya yang menggunakan keramik ada yang mulai rusak, tentu membutuhkan perbaikan supaya Taman Tepian Kayan tetap indah.

Dimasa Budiman Arifin, juga dibangun Kuliner Tepian Kayan (Kulteka) yang berada di Sabanar Lama.

Selain Kulteka menjadi sarana tempat menjual makanan, tempat ini juga berfungsi sebagai pelabuhan keberangkatan speed boat kecil muatan 20 orang tujuan Tanjung Selor – Tarakan. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending