TANJUNG SELOR – Wacana agar jembatan penyeberangan di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, bisa segera dibangun mulai muncul lantaran warga yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua dari Kecamatan Tanjung Palas Barat, Peso Hilir dan Kecamatan Peso menuju Tanjung Selor, ibukota Provinsi Kalimantan Utara, atau sebaliknya selalu menyeberangkan kendaraan nya ke Kampung Antutan menggunakan jasa tambangan sungai, baru melanjutkan perjalanan ketempat tujuan.
“Disamping lebih dekat, para pengendara ini juga menghindari jalan rusak dan ketinggian gunung lapan yang berada diantara desa Pejalin dan Antutan, ” kata Kepala Desa Antutan Aminuddin, kepada media ini, kemarin.
Disamping itu jarak tempuh nya juga lebih dekat, ketimbang melewati desa Baratan dan Gunung Seriang, selanjutnya melewati jalan Punas Kampung Bulu Perindu.
Artinya posisi wacana pembangunan jembatan Kayan 2 nanti, sangat strategis sekali sebagai pintu gerbang keluar masuk warga dari ibukota Provinsi dan dari Tanjung Palas calon pusat pemerintahan dan ibukota Kabupaten Bulungan, pasti akan melewati jembatan dimaksud.
Selain itu, Antutan sebagai penyangga ibukota Kabupaten juga bisa lebih cepat berkembang.
Diketahui, Sungai Kayan yang membelah desa Antutan lebarnya diperkirakan lebih kurang 100 M. *
Reporter : Sahri.












