TANJUNG SELOR – Kondisi hujan akhir-akhir ini, menyebabkan agregat pada opret naik turun jembatan Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, hanyut terbawa oleh air, akibat nya yang tersisa hanya tanah urugan yang licin dan becek.
Selain becek, sisa gerusan air pada tanah menciptakan paret yang cukup dalam, sehingga menyulitkan kendaraan roda dua yang mendaki maupun turun pada Opret tersebut, harus uji nyali bila ingin melewatinya.

“Kalau musim hujan seperti ini, kita terpaksa menunggu orang yang mau membantu menaik kan atau menurun kan motor keatas jembatan, kenapa? Kita kuatir jatuh lantaran jalan nya licin, ” ujar salah seorang ibu kepada media ini beberapa waktu lalu.
Beruntung tadi siang pas menuju Salimbatu, ibu itu mengaku pas ada pak Polisi yang kebetulan lewat, nah bapak ini lah yang membantu mereka manaik kan kendaraan menuju pendakian jembatan tersebut.
“Saya tinggal di Tanjung Palas, setiap hari ke Salimbatu untuk melaksanakan tugas, ” kata dia.
Kebetulan lanjutnya, hari ini, Rabu 24/3/2021, bertepatan dengan adanya salah seorang Polisi yang kebetulan lewat.
“Pak Polisi yang tolong kami membawakan motor, serta membantu lagi ibu-ibu yang satunya, ” ujarnya.
Tidak hanya itu, Polisi tersebut juga sempat membantu mengangkut besi tua. Lantaran kendaran atau motor bapak besi tua tak bisa mendaki lantaran licin.
“Dinikmati dan disukuri saja, kalau cuaca panas jalan ini berdebu dan kerikil-kerikil nya pada timbul. jadi berkendara kita harus pelan, juga banyak terdapat lobang.
Kalau hujan ya licin. Apa lagi jembatan itu yang paling jadi masalah karena posisinya agak tinggi, ” jelasnya. *
Reporter : Sahri.












