Kaum Muda Tidung Diharapkan Kompak Menjaga Seni Budaya Leluhurnya

TANJUNG SELOR – Generasi muda kaum Tidung, atau rumpun Tidung di Kalimantan Utara, dihimbau untuk terus menjaga dan merawat serta mempelajari bahasa Tidung, merawat budaya mapun kesenian asli Tidung yang wajib dilestarikan turun temurun.

“Saya juga berharap generasi muda Tidung, terus kompak bersatu dan seirama dalam menjaga.kesenian dan kebudayaan nenek moyang nya, ” ujar Syamsuddin, salah satu tokoh muda Tidung Kecamatan Tanjung Palas Tengah Provinsi Kalimantan Utara,

Syamsuddin juga menambahkan, khusus generasi muda itu wajib merawat budaya lokal, dan mau mempelajarinya agar tidak punah. Baik hanya sekedar mengenal saja maupun mempraktek Kan nya dalam kehidupan se hari-hari.

“Artinya anak muda Tidung harus ikut berpartisipasi bila ada even perhelatan budaya lokal daerah di Kaltara digelar, ” imbuh Syamsuddin.

Artinya kewajiban melestarikan budaya itu wajib, tanpa melecehkan budaya orang lain.

Ia juga menghimbau agar generasi muda Tidung terus bangga akan budayanya, taat kepada amanat leluhur dan menghormati para tokoh kaum Tidung itu sendiri.

Kita arus bangga dan tidak perlu malu menggunakan bahasa ibu. Karena setiap daerah itu punya kekhasan bahasa nya tersendiri.

“Untuk mengenal dan mempertahan kan budaya bangsa itu harus berawal dari merawat serta melestarikan budaya lokal, ” tukasnya.

Diketahui, kesenian Tidung yang disebut bebalon atau bebilin cukup dikenal di manca negara. Bahkan di Malaysia kesenian bebalon ini kerap ditampilkan diacara-acara kenegaraan.

Artinya di luar negeri saja kesenian khas kaum Tidung sudah cukup dikenal luas. Semoga kelak kesenian ini bisa menjadi tuan rumah di daerah nya sendiri yaitu Provinsi Kalimantan Utara yang akan siap menggelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 9 Desember mendatang. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!