TANJUNG SELOR – Sebanyak 64 calon jemaah haji Kabupaten Bulungan secara resmi dilepas di Rumah Jabatan Bupati di Jl Jelarai Raya, Tanjung Selor pada Minggu (26/5). Tahun ini tercatat calon jemaah haji Bulungan tertua berusia 83 tahun. Sedangkan termuda berusia 16 tahun, siswa SMA yang menggantikan orangtuanya yang meninggal dunia.
Bupati, Syarwani, S.Pd, M.Si atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Bulungan yang tahun ini mendapat kesempatan menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Diterangkan, menunaikan ibadah haji merupakan panggilan suci dari Allah SWT yang tidak semua umat Islam mendapat kesempatan untuk melaksanakannya.
Bupati berpesan agar seluruh anggota jemaah menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas seta menjaga kekompakan. Kemudian meniatkan seluruh aktifitas semata-mata karena Allah agar ibadah yang dilaksanakan mendapat predikat haji yang mabrur.
Diketahui, jemaah haji Bulungan rencananya berangkat dari Tanjung Selor ke Tarakan pada 4 Mei kemudian 5 Mei dari Tarakan ke Balikpapan dan 6 Mei 2026 dari Balikpapan ke Arab Saudi. Keberangkatan dari Tanjung Selor ke Tarakan difasilitasi oleh Pemkab.
“Saya juga mengingatkan agar Bapak Ibu sekalian dapat menjaga nama baik daerah Kabupaten Bulungan dan Bangsa Indonesia,” pesan Bupati. Dilanjutkan, Pemkab bersama seluruh pihak terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. Mulai dari proses pemberangkatan hingga kepulangan nanti.
Bupati mengungkapkan, Pemkab telah berupaya memfasilitasi jemaah haji Bulungan seiring dengan mulai aktifnya penerbangan dari Bandar Udara Tanjung Harapan di Tanjung Selor menuju ke Balikpapan dengan maskapai Wings ATR 72, . Namun karena 4 Mei bertepatan hari Senin sedangkan jadwal penerbangan rutinnya pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu sehingga belum terhubung.
“Kami mohon maaf kepada jemaah haji Bulungan tahun ini belum bisa penerbangan langsung dari Tanjung Selor. Namun kami akan tetap mengupayakan, khususnya pada saat kepulangan nanti. Mudah-mudahan jadwal dapat kita koneksikan sehingga akan lebih memudahkan para jemaah haji saat kembali ke Tanjung Selor setelah menunaikan ibadah haji,” imbuhnya. (dkip)












