Permintaan Jagung Meningkat, Sayangnya Stok di Bulungan Masih Terbatas

TANJUNG SELOR – Sejak beberapa tahun terakhir kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, terus mengembangkan potensi tanaman jagung sebagai pakan ternak, oleh sebab itu kebun para petani juga terus berproduksi.

Sayang nya, walaupun produksinya terus meningkat tapi tetap saja tak mampu memenuhi permintaan pasar yang kebutuhan nya terus bertambah.

Ikhsan, salah satu warga kabupaten Malinau yang rutin membeli jagung di Bulungan, Minggu 30/4/2023 mengatakan dalam sebulan ia butuh sekitar 10 ton jagung kering, “setiap per dua Minggu saya rutin membeli jagung kering di desa Klubir, kecamatan Tanjung Palas Utara dan beberapa desa yang ada di Bulungan lain nya, hanya saja saat ini stok petani nya sudah habis, mereka masih menunggu musim panen, ” ujarnya.

Dalam perkilogram lanjut Ikhsan mengaku, ia biasa membeli dari petani seharga Rp 5.000 perkilo.

Biasanya stok selalu ada, kemungkinan ekspor jagung ke Pulau Jawa sebanyak 500 ton lewat Berau beberapa waktu lalu sebagian nya dari Bulungan, sehingga petani kita kehabisan stok jagung kering yang disimpan.

Di ketahui, untuk perluasan tanaman jagung, mulai dari awal pengembangan nya dua tahun silam selalu didampingi oleh tim Comdev PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN). Bahkan ketika panen perdana sekala besar di desa Kelubir kecamatan Tanjung Palas Utara, tak tanggung-tanggung panen tersebut dihadiri oleh manajemen PT PKN pusat, Bupati Bulungan serta unsur pemerintahan di kecamatan Tanjung Palas Utara.

Karenanya Dengan melihat potensi tersebut sangat menjanjikan bagi petani, selain Comdev perusahaan juga diharapkan ada perhatian terus menerus dari pemerintah secara kontinyu. Dengan harapan melalui potensi jagung perekonomian masyarakat khususnya petani di kabupaten Bulungan bisa terus meningkat dimasa-masa yang akan datang. * jk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!