Berita DPRD Kaltara
Komisi III DPRD Janji Segera Tinjau Proyek Jalan Perbatasan Kaltara

TANJUNG SELOR – Terkait dengan pembangunan ruas jalan diperbatasan, dan hasil laporan masyarakat terkait beberapa kendala terutama dalam hal pemeliharaan, DPRD Provinsi Kalimantan Utara melalui Komisi III akan bersama-sama stake holder terkait akan turun kelapangan melihat kondisi yang ada.
“Setelah peninjauan lapangan baru kita bisa mengambil kesimpulan supaya laporan itu nanti disesuai kan dengan fakta yang ada, ” kata Fenry Alpius SE M Si, Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantah Utara, diwawancarai media ini, di kantornya, Selasa 1/11/2022.
Oleh sebab itu kami dari DPRD lanjutnya, untuk sementara belum bisa mengambil kesimpulan, Sebelum turun kelapangan.
“Nanti secepatnya saya dengan teman-teman dari Komisi III akan mengkondisi kan rencana itu, ” ujar Fenry Alpius yang kerap disapa FA tersebut.
Sebelumnya, kepada media ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan 4 Kalimantan Utara, Puji Eko Agus Prasetyo ST, membantah isu yang mengatakan tak ada alat berat yang stand by untuk perawatan ruas jalan Malinau – Melasu – Long Semamu, di Kabupaten Malinau.
Hal itu disampaikan nya saat di konfirmasi media dikantornya di jalan Sengkawit Tanjung Selor, Bulungan, Senin malam, 31/10/2022 lalu.
“Kalau itu saya nyatakan tidak benar, karena di lapangan alat itu stand by dan masyarakat juga menikmati hasil pekerjaan itu, ” ujar Puji Eko Agus Prasetyo menjelaskan.
Menurutnya, ruas jalan dimaksud tetap fungsional sampai sekarang. “Kemarin saja teman-teman naik keatas dari Malinau sampai ke Semamu bahkan lebih keatas lagi hanya memakan waktu tempuh selama lima sampai enam jam saja, ” katanya tanpa merinci siapa teman dimaksud.
Ia juga menyebut, dilokasi jalan yang terus dilakukan perawatan curah hujan nya juga cukup tinggi. Yang mana setiap terjadi hujan tersebut dimungkinkan ada terjadi longsor, karena itu alat berat harus tetap stand by dilokasi.
“Jadi yang mana dikatakan tak ada alat itu sama sekali tidak benar, ” imbuhnya.
Di tambahkan nya untuk alat berat ada satu set di Malinau. Antara lain Grader, Bomag, Dum Truck, Eksavator dan Dozer, satu set lagi ada diatas.
“Karena waktu itu disiapkan lantaran jembatan masuknya waktu itu belum terhubung, ” tukasnya.
Perawatan yang dilakukan diruas jalan Malinau – Melasu – Long Semamu adalah menjaga jalan tetap fungsional, ” kita ada yang namanya grading operation, dan jika ada kondisi yang parah yang rusak segera kita tangani, dimana alat tadi yang disampaikan harus stand by dilapangan, ” ungkap Puji Eko Agus Prasetyo.
Untuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai penunjang operasi peralatan dilapangan, ia mengatakan disiapkan hanya satu titik, karena untuk melangsir BBM dari Malinau ke lokasi Melasu dan Semamu masih bisa terjangkau. “Untuk jarak keseluruhan yang dirawat mencapai 104 kilo meter, dari Malinau – Melasu – Semamu, ” imbuhnya.
Namun untuk jalan beraspal dari Malinau sampai desa Paking ada sepanjang 32 kilo meter, hanya saja masih ada terdapat spot-spot yang belum diaspal dan selebihnya masih berupa jalan tanah.
Berbicara jumlah sungai juga cukup bapak disepanjang ruas jalan tersebut, namun sungai terpanjang adalah sungai Melasu besar yang bentangan nya sekitar 80 meteran.
Pada tahun 2024 yang akan datang rencana aspal lanjutan sudah bisa mencapai Sungai Jempulon. Atau kira-kira sepanjang 41 kilometer dari arah Malinau,.untuk pengaspalan selanjutnya masih menunggu data dari bagian perencanaan.
“Karena itu, dukung kami dengan doa, apa yang disampaikan masyarakat itu jadi masukan buat kami untuk motivasi ke depan agar menjadi lebih baik lagi, ” katanya.
Sementara itu, kata dia, untuk perusahaan yang melaksanakan perawatan jalan , dengan nilai kontrak sebesar Rp 4 Miliar dikerjakan oleh CV Nur Abadi. * jk.

DPRD Kaltara
Mendesak Pembangunan SMA Negeri Filial di Desa Bebatu KTT

TANJUNG SELOR – Jarak tempuh yang cukup lumayan jauh bagi siswa SMA Negeri dari desa Bebatu menuju desa Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, menjadi pertimbangan bagaimana Pemprov Kaltara melalui OPD teknis segera membangun SMAN Filial di desa tersebut.
Perihal itu disampaikan H Ruslan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara kepada media ini, awal pekan lalu.
“Ada dua desa terdekat dengan desa Bebatu, yaitu desa Sengkong, dan desa Bandan Bikis yang jumlah penduduk dan siswa nya juga cukup banyak, ” kata H Ruslan.
Tahun kemarin lanjutnya, ia sendiri ada mengusulkan pengadaan bus sekolah untuk desa Bebatu dan sekitarnya. Dimana bus dimaksud sudah direalisasikan, namun belum bisa melayani semua siswa.
“Ini lah yang menjadi pemikiran mendasar kenapa SMA Negeri Filial mendesak dibangun di desa Bebatu tersebut, ” tegas H Ruslan.
Lebih lanjut H Ruslan juga menyebut, terkait perhatian Pemprov Kaltara terhadap dunia pendidikan pada tahun anggaran 2024 yang akan datang sudah cukup lumayan. Dimana rencananya untuk gedung SMAN di Sesayap Hilir akan dibangun. Termasuk ruas jalan menuju SMK juga akan ditingkatkan. * jk/kjs.
DPRD Kaltara
Menelisik Potensi Bahan Baku Semen di Krayan

TANJUNG SELOR – Berawal dari kunjungan Dr. Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T. Menteri Sosial Republik Indonesia atau yang dikenal dengan sebutan ibu Risma, di daerah Krayan beberapa waktu lalu, ada sesuatu yang harus dan bisa dikembangkan yakni produksi semen sebagai bahan baku bangunan.
“Jadi saat itu beliau (ibu Risma) melihat ada sesuatu yang harus dikembangkan. Seketika itu juga diambil sampel yang kemudian memberi Semacam solusi untuk masyarakat setempat, ” kata Yacob Palung anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, ketika berbincang dengan media ini beberapa waktu yang lalu.
Karena nya lanjut Yacob, pihaknya berharap agar segera didatangkan ahlinya untuk bisa membuat uji coba. Memproduksi semen melalui usaha kerajinan masyarakat setempat.
Masyarakat sangat antusias dengan sebuah konsep yang disampaikan ibu Risma. Bagaimana ke depannya daerah ini tidak lagi harus bersusah payah mengeluarkan sebuah biaya untuk memobilisasi semen masuk ke daerah Pelosok Krayan. * jk/kjs.
DPRD Kaltara
Turnamen Bola Basket.DPRD Kaltara Cup Resmi Berakhir

TANJUNG SELOR – Turnamen Bola Basket piala DPRD Kaltara Cup tahun 2023 resmi berakhir, tanggal 22/11 lalu.
Laga perebutan juara ketiga mempertemukan Tim Kabupaten Tana Tidung dengan Tim Peradi Bulungan. Kemudian Tim Setwan DPRD Kaltara dan Tim Pemkab Bulungan bertemu di laga puncak babak final.
Sekretaris DPRD Kaltara, H Mohammad Fandi SH M AP mengatakan, DPRD Kaltara Cup 2023 masih menjadi bagian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Provinsi Kaltara.
“Masih dalam rangkaian HUT Kaltara, kami secara khusus menyelenggarakan turnamen bola basket antar OPD dengan nama DPRD Kaltara Cup 2023 ini,” katanyq.
Turnamen DPRD Kaltara Cup 2023 sepenuhnya diprakarsasi Anggota DPRD Kaltara dan Sekretariat. Turnamen ini diharapkan menjadi bukti eksistensi mereka di mata masyarakat, terutama di pengembangan bola basket.
“Para anggota dewan dan kami dari sekretariat ingin terus mengembangkan dunia olahraga, khususnya bola basket,” ujarnya.
DPRD Kaltara Cup sendiri diproyeksikan menjadi turnamen tahunan yang rutin diselenggarakan. dengan harapan turnamen ini lebih besar lagi di tahun mendatang. * hms/jk/kjs.
-
DPRD Kaltara6 days ago
Mendesak Pemprov Tuntaskan Perbaikan Kerusakan Jalan KM 4 – Simpang Manis KTT
-
Pemkab Bulungan2 weeks ago
Syarwani : “Januari Penyebrangan Fery Ancam – Tarakan Kembali Beroperasi”
-
POLDA KALTARA2 weeks ago
Jaga Lingkungan Untuk Masa Depan, Polda Kaltara Gelar Kegiatan Penanaman Pohon
-
DPRD Kaltara1 week ago
Strategi Legislasi Perlu Berbasis Sistem Informasi Bapemperda