– AIS kapal dalam proses pendaftaran, diperkirakan seminggu kedepan sudah selesai.
TANJUNG SELOR – Pemilik Kapal atau Self Propelled Oil Barge (SPOB) Sibenua Baru Kaltara (SBK), menyebut pihaknya, Kamis, 20/10/2022 lalu terpaksa mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Tarakan menuju Bulungan karena situasi kondisional, lantaran angkutan BBM dari Berau , Kalimantan Timur, tak.bisa dilakukan karena jalan rusak, sehingga nyaris sempat terjadi kelangkaan BBM.
“Memang kita akui saat berlayar AIS dalam kondisi troble, namun karena mengingat untuk supply BBM ke Tanjung Palas Utara, Sekatak danTanjung Palas dan untuk mentasi kebutuhan Tanjung Selor satu-satunya jalan hanya melalui jalur laut maka SPOB Sibenua Baru Kaltara tetap berlayar, “ ujar Yans.
Menurutnya untuk AIS dimaksud saat ini masih dalam proses pengurusan. “Insha Allah seminggu paling lama AIS nya sudah selesai dan bisa difungsikan, “ tegasnya.
Ia juga menambahkan, beroperasinya SPOB Sibenua Baru untuk menanggulangi kelangkaan BBM yang nyaris terjadi kata Yans berulang-ulang menjelaskan, pengangkutan minyak ke Bulungan tersebut atas rekomendasi pihak Pertamina dan Perhubungan, yang tujuan nya untuk mengantisipasi kelangkaan BBM yang mulai dirasakan oleh masyarakat sebagai konsumen.
“Kenapa harus dioperasikan karena suplay minyak untuk Bulungan dari Berau yang melalui jalur darat saat itu tak bisa dilakukan lantaran kondisi jalan yang terganggu,. “ imbuh Yans lagi.
Kalau saja SPOB Sibenua Baru Kaltara tidak mengangkut BBM saat itu, kemungkinan sampai sekarang distribusi BBM nya akan terganggu serta butuh waktu untuk menstabilkan hingga normal Kembali seperti sedia kala.
“Karena sifatnya emergency kapal yang harus nya beroperasi seminggu lagi menunggu AIS maka diusahakan lah ada rekomendasi untuk sekali berlayar, namun dipermasalahkan, kuatirnya nanti kita tak bisa lagi membantu masyarakat untuk mengangkut BBM, “ tutup Yans. * jk.












