DPRD Kaltara Prihatin Harga Jual TBS Kelapa Sawit Anjlok

TANJUNG SELOR – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, merasa prihatin dengan anjloknya harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

“Seharusnya ada pertimbangan ditengah lesunya ekonomi dan kenaikan BBM serta harga kebutuhan pokok, untuk menaikan kembali harga jual kelapa sawit, ” kata Jufri Budiman anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, melalui telpon selularnya kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Di ketahui lanjut Jufri yang juga politikus Partai Gerindra ini menambahkan, bahwa untuk kewenangan dibidang ini ranahnya ada dipemerintah pusat. “jadi kita dari DPRD provinsi, sifatnya menghimbau saja sebagai bentuk rasa prihatin kepada petani sawit di Kalimantan Utara, ” ujarnya.

Kalau itu kewenangan DPRD Provinsi, Jufri Budiman mengaku pihaknya langsung bisa menanyakan kepada OPD yang ada dilingkup Pemprov. Hanya saja terkait soal harga TBS ranahnya memang ada dipemerintah pusat.

“Kita prihatin saja sekaligus merasa kasihan dengan pelaku usaha buah sawit tersebut, ” terang Jufri Budiman berulang mengatakan.

Dalam hal ini pemerintah pusat harus bisa meninjau kembali, sekaligus memberi kebijakan bagaimana harga TBS kembali normal seperti semula.

Mengingat para pekebun sawit bila melakukan kegiatan tentu membutuhkan operasional yang tidak sedikit. Terutama ditengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok dan BBM saat ini. * jk/kjs.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!