– Ketua DPRD Kaltara Alberthus Stefanus Marianus ST diperkirakan hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama.
TANJUNG SELOR – PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) salah satu perusahaan yang bergerak disektor pertambangan batu bara, sejak beberapa tahun terakhir terus konsen memacu sumber daya manusia (SDM) lokal di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
Dimana sebelumnya PT PKN menjalin kerja sama atau MoU dengan fakultas kelautan dan perikanan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung, Provinsi Jawa Barat, kembali perusahaan ini melanjutkan kerjasama dengan Fakultas Pertanian jurusan Agro Pertanian.
“Untuk Fakultas Kelautan dan Perikanan ada 4 mahasiswa asal Bulungan yang terdata sebagai mahasiswa UNPAD, besok 6/7/2022 MoU kembali dilanjutkan dengan Fakultas Pertanian, pada fakultas ini kita diberikan slot sebanyak 10 Mahasiswa, ” kata Muhammad Yusuf B SP, Superintendent PT PKN, kepada media ini diruang kerjanya, Senin 4/7/2022 kemarin.
Ke 10 orang mahasiswa asal Bulungan ini nantinya setahun menjalani perkuliahan di UNPAD, tahun kedua mereka akan sambil kerja dilokasi perusahaan tertentu sesuai jurusan nya, disemester terakhir mereka kembali ke kampus untuk menyelesaikan studi.
“Besok pak Iwan Suryatno S Hut selalu manager Comdev PT PKN, pak Triya Suprajeni Direktur PT ENM, pada penandatangan MoU itu juga diharapkan dapat bertemu dengan ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Alberthus Stefanus Marianus ST karena beliau juga diharapkan dapat hadir untuk menyaksikan, ” kata M Yusuf.
Selain itu tambah M Yusuf, PT PKN juga ada kerjasama dengan Universitas Kaltara (Unikaltar) Tanjung Selor, “mudah-mudahan anak-anak yang angkatan 2018 di Unikaltar bisa menyelesaikan studi nya, ” ujarnya.
Kalau dengan Universitas Borneo Tarakan, kerjasama dimulai sejak tahun 2021, ada beberapa anak yang difasilitasi kuliah disana. Juga kerjasama dengan Politani Samarinda.
“Di Bandung selain dengan UNPAD, PT PKN juga menjalin kerjasama dengan Universitas Maranhata, Poltek TEDC, Poltek Piksi Ganesha, termasuk kerjasama dengan Poltek Elektronik Negeri Surabaya, disini ada 6 orang anak Bulungan yang sudah menjadi mahasiswanya, ” ungkap M Yusuf.e
Termasuk kerjasama dengan Poltek Energi dan Pertambangan dibawah kementerian ESDM. Dimana tahun 2022 ini PT PKN juga menjalin kerja sama, dan mendapat kuota 10 mahasiswa, dari 10 orang tersebut yang baru terisi hanya 8 mahasiswa, semuanya juga dari Bulungan.
Untuk sistem pembiayaan, ada yang murni beasiswa dari perusahaan dan ada juga yang murni melalui kerjasama, artinya beasiswa dari PKN dan dari pihak kampus memberikan keringanan perkuliahan.
“Guna untuk kemudahan bagi mahasiswa kita juga ada juga sinergitas dengan program KIP kuliah, jadi ada sinergi yang baik disitu, ” imbuh M Yusuf.
Akan tetapi untuk tambahan kebutuhan transportasi, tambahan biaya tinggal kemudian tambahan biaya hidup semuanya difasilitasi oleh pihak perusahaan.
Program beasiswa tersebut sudah lama dilakukan dan itu diawali kerjasama dengan ITB, untuk jenjang Diploma Satu (D1), jurusan survei dan pemetaan.
Kendati demikian untuk lebih terstrukturnya sejak tahun 2018 program beasiswa ini mulai lebih digalakan. “Fokus pada tahun 2022 ini saja ada lebih 100 anak Bulungan yang kita kirim.kuliah diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, ” tukas M Yusuf lagi.
Dimana lanjutnya, beberapa proses penjaringan calon mahasiswa masih berlangsung. Harapan nya kelak setelah mereka selesai kuliah kembali membangun Bulungan.
“Saat ini juga masih ada 3 orang mahasiswa kita yang masih kuliah dinegara China, hanya saja karena keterbatasan akses dampak dari Pandemi Covid 19, pengiriman mahasiswa kenegeri tirai bambu tersebut masih ditunda sampai Pandemi bisa teratasi dengan baiik, ” tambah Yusuf.
Untuk peluang, PT PKN hanya mempritaskan anak-anak yang bermukim diring satu perusahaan atau di 4 site. Seperti, Kelubir, Sekatak Bengara, Apung, Sajau dan Ardimulyo.
Dimana kita beroperasi dan daerah terdampak itulah yang menjadi prioritas utama. Namun tidak menutup kemungkinan dimasa yang akan datang vendor nya bisa diperluas lagi.
“Yang tidak kalah penting untuk tahun ini ada 56 anak SMK dan SMA yang mendapat program beasiswa prestasi dari perusahaan dan ini berlangsung sejak tahun 2009 kemarin, ” kata M Yusuf. * jk/kjs.




