Kiprah PT PKN Terus Menuai Apresiasi Masyarakat

Alwan Saputra : Semoga menjadi perhatian seluruh perusahaan swasta di Kabupaten Bulungan, untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan dan percepatan sumberdaya manusia.

TANJUNG SELOR – Kiprah PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) salah satu perusahaan yang bergerak disektor Pertambangan Batu Bara di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, diapresiasi oleh berbagai kalangan, salah satunya dari Ketua Komite Pesantren Alkhairaat Tanjung Selor, Alwan Saputra S Pi MM.

 

“Melalui media ini saya juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke 24 tahun kepqda PT PKN, semoga bisa terus berkarya untuk membangun Bulungan khususnya dan Provinsi Kalimantan Utara serta Indonesia pada umum nya ,* ujar Alwan Saputra S Pi MM, melalui sambungan telpon selularnya, kemarin malam.

Karena nya lanjut Alwan, perhatian PT PKN terhadap masyarakat tersebut, bisa ditiru oleh perusahaan lainnya, termasuk perusahaan kelapa sawit yang memang banyak tersebar di Kabupaten Bulungan.

Alwan yang juga mantan Ketua KNPI Kabupaten Bulungan dan Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Utara, ini juga mengaku selama ini terus mengikuti sepak terjang manajemen PT Pesona Khatulistiwa Nusantara, dalam.mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan didaerah. Sangat berperan aktif apalagi disaat Pandemi Covid -19 yang semua serba susah, namun PT PKN selalu tampil, baik diminta maupun tidak dalam memberikan bantuan.

Seperti membantu dibidang keolahragaan seperi menyambut turnamen piala Gubernur Kaltara tahun 2021, dan kegiatan keagamaan.

“Sebaik nya ini menjadi contoh bagi perusahaan swasta lain nya, baik di Kabupaten Bulungan khususnya dan dibumi Benuanta Kaltara umumnya, ” ucap Alwan Saputra berulang-ulang memuji kiprah perusahaan tersebut.

Artinya bukan hanya sekedar mengejar profit saja, namun harus juga berbuat untuk masyarakat dan lingkungan dimana mereka beroperasi untuk mengeruk keuntungan dari alam yang ada disini.

“Bantulah masyarakat dan pemerintah dalam hal pembangunan dan percepatan sumberdaya manusia, ” ungkap Alwan Saputra lagi.

Selain itu, sesuai peraturan dan perundang-perundangan yang berlaku, setiap perusahaan memiliki kewajiban yang melekat untuk membantu masyarakat disekitar wilayah operasinya melalui program Comonyti Depelovment (Comdev).

“Bagi perusahaan kelapa sawit selain Comdev, harapan kita bagaimana kebun plasma sebagai kewajiban.mereka untuk membangun sekaligus merawat, hasilnya juga sudah bisa dinikmati oleh masyarakat sebagai mitra, ” tambahnya.

Jamgan sampai akibat minimnya kepedulian perusahaan dalam.tanda kutif, menimbulkan gejolak ditengah masyarakat yang akhirnya dapat menghambat semua kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan. *

Reporter : Sahri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!