Connect with us

Berita Tokoh Kaltara

Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Ajak Warga Menjaga Kondusifitas di Kaltara

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB), Provinsi Kalimantan Utara, Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, gelar Pangeran Suryoatmodjo, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dimanapun berada untuk terus memupuk tali persaudaraan antar sesama tanpa adanya perbedaan.

“Damai itu indah, oleh sebab itu menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaganya, agar daerah ini terus kondusif, ” kata Datu Buyung Perkasa.

Muncul nya perbedaan dalam cara pandang itu merupakan hal yang lumrah. Namun jadikan sebuah perbedaan untuk menjadi sebuah kekuatan besar dalam membangun daerah, bukan jadi pemicu perpecahan antar sesama.

“Ingat filosofi nenek moyang kita, hal yang besar dikecilkan dan yang kecil ditiadakan, ” ujarnya.

Untuk membangun daerah agar lebih maju lagi, tentu pula butuh Iklim kondusiftas yang bagus. Maka dengan demikian cita-cita kita untuk menjadikan Kaltara menjadi provinsi yang maju dan berjaya bisa segera terwujud.

Karena nya setiap hal yang bisa memicu SARA sebaiknya dihindari, kasihan anak cucu kita nanti bila kita tidak memupuk kedamaian itu secara terus menerus.

Kewajiban  bersamalah menjaga wilayah kita masing-masing dari isu yang bisa mengarah kepada perpecahan, bila ada gejala segera laporkan kepada aparat yang berwenang agar segera diambil langkah-langkah untuk mengantisipasi nya.

“Deteksi dini dan kewaspadaan dini itu penting, artinya jangan kita sampai lengah karena kelengahan akibatnya akan merugikan kita semua, ” tutup Datu Buyung Perkasa. *

Reporter : Sahri.

Tokoh Kaltara

Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Siap Mengawal Kebijakan Gubernur Kaltara

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, beserta jajaran nya mengaku siap mengawal seluruh kebijakan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum.

“Baik secara pribadi maupun kelembagaan saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Utara untuk mendukung kebijakan Gubernur, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, ” kata Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, melalui sambungan telpon WhatsAPP, ke Redaksi media ini, Selasa 6/9/2022.

Sejak kepemimpinan Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum sebagai Gubernur Kaltara, menginjak tahun kedua masa kepemimpinan geliat pembangunan sudah mulai terlihat. Misalnya pembangunan kantor DPRD Kalimantan Utara di wilayah kota baru mandiri (KBM) Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, sudah mulai berjalan.

“Saya terima informasi dari media ini untuk pembangunan kantor DPRD Bulan lalu progresnya sudah mencapai 18 persen, ” kata Datu Buyung.

Informasi lain nya, tambah Datu, dalam waktu dekat pembangunan kantor Kejaksaan Tinggi Kaltara, gedung TVRI dan beberapa kantor instansi vertikal lain nya juga mulai akan dibangun.

Kebijakan lain yang tidak kalah penting yaitu dibidang percepatan sumber daya (SDM). Diantaranya menjalin kerjasama dengan Universitas Patria Artha (UPA) Gowa serta beberapa perguruan tinggi lain nya.

Saat ini di Kaltara proyek Kawasan Pelabuhan Internasional Indonesia (KIPI) dan PLTA Kayan dan Mentarang juga terus berprogres.

“Perhatian bapak Gubernur dan ibu terhadap kepentingan masyarakat pinggiran juga terus dilakukan, ” tutur Datu Buyung Perkasa.

Contoh beberapa waktu lalu, ibu Gubernur berkesempatan mengunjungi warga Punan Logpond desa Apung kecamatan Tanjung Selor. Disana ibu Rachmawati SH sempat menyisihkan kan waktu mengajar anak-anak Punan Logpond disekolah rimba yang ada disana.

Selain itu, berkesempatan menyambangi warga Punan dikediaman nya. Menanyakan kebutuhan yang sudah terakomodir maupun belum dirasakan oleh warga tersebut.

“Sekali lagi saya mengajak semua pihak untuk bahu membahu bergandengan tangan mengawal pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, ” kata Datu Buyung Perkasa. * jk.

Continue Reading

Tokoh Kaltara

Besok Deddy Sitorus Resmi Sandang Gelar Bangsawan Kesultanan Bulungan

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Rencana penganugerahan gelar bangsawan Kesultanan Bulungan, kepada Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA, dipastikan dilaksnakan besok, Kamis, 28/10/2021.

 

Penganugerahan gelar kebangsawanan Kesultanan Bulungan tersebut akan dilaksanakan di rumah besar, Tanjung Palas, atau dirumah jabatan Perdana Menteri Sultan Bulungan, di Jalan Kasimuddin tersebut.

“Besok insha Allah pelantikan atau penganugerahan gelar untuk pak Deddy Sitorus akan satu paket dengan Ibu Risma Trismaharini, Menteri Sosial Republik Indonsia, ” kata Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, gelar Pangeran Suryoatmodjo, melalui telpon selularnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setelah resmi menyandang gelar dari Kesultanan Bulungan, maka otomatis Deddy Sitorus menjadi keluarga besar, dan wajib didukung dan dijaga marwahnya oleh seluruh masyarakat adat tersebut, utamanya dari etnis Bulungan khususnya dan warga Kalimantan Utara pada umumnya.

Seperti yang saya bilang sebelum nya, kata Datu Buyung, pemberian gelar kebangsawanan Kesultanan kepada anggota DPR RI ini melalui pantauan dan dari berbagai sudut pandang lembaga adat.

Yang utama antara lain, perhatian Deddy Sitorus terhadap pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Yang tidak kalah penting sosok pak Deddy Sitorus juga sangat perhatian terhadap percepatan Sumber Daya Manusia (SDM) putra daerah Bulungan khususnya dan Kalimantan Utara secara umum, ” imbuh Datu Buyung Perkasa.

Secara terpisah, Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, dihubungi melalui telpon selularnya nya, beberapa waktu lalu membenarkan bahwa dirinya dan Menteri Sosial akan dianugerahi gelar kebangsawanan Kesultanan Bulungan di Provinsi Kalimantan Utara.

“Benar, besok saya dan ibu Mensos akan dianugerahi gelar kebangsawanan dari Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, ” kata Deddy Sitorus.

Tentu lanjutnya, dengan penganugerahan itu saya pantas mengucapkan rasa sukur, bahwa benar-benar diakui sebagai masyarakat Bulungan khususnya dan Kaltara pada umumnya.

Tentu dengan ini Juga akan menjadi cambuk untuk berbuat yang lebih giat lagi. Khususnya dibidang pembangunan kemasyarakatan dalam arti luas. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Nunukan

Lebih Dekat Dengan Hj Rahma Lepppa Hafid Ketua DPRD Nunukan

Published

on

Hj Rahma Leppa Hafid Ketua DPRD Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Lahir pada 29 Maret 1954 Hj. Rahma Leppa Hafid dibesarkan dengan keadaan keluarga yang sederhana, dari Sulawesi Selatan, Tarakan hingga sampai ke Kabupaten Nunukan.

Kisah hidup yang penuh perjuangan. akhirnya mengantar sosok Wanita tangguh ini  sukses mendampingi sang suami, yakni awal mulai dari berbisnis hingga sukses menjadi Bupati Nunukan dua periode yaitu masa bakti tahun 2001 – 2006 periode pertama dan  2006 – 2011 periode kedua.

Kisah Cinta

“Dari awal saya sebelum kawin dengan pak haji, tahun 1969 saya masih gadis dan bersekolah di Tarakan, bertemu dengan pak haji di Tarakan dirumah keluarga, kami bertemu tidak sengaja, saya juga tidak menyangka kami ini keluarga, saya waktu itu masih SMP dan saya jatuh cinta dengan pak haji, sosoknya bersahaja dan berkharisma, beliau juga dulu sempat berkuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) namun tidak selesai karena biaya. Tepat pada tahun 1970 saya menikah dengan beliau, “ kenang Hj Rahma Leppa

Dari perkawinan tersebut, lahir lah anak-anak, sebagai buah hati  (4 bersaudara),

  1. H. Asri Hafid (Laki-Laki)
  2. Hj. Asni Hafid Anggota DPD RI dapil Kaltara (Perempuan)
  3. Hj. Asmawati Hafid (Perempuan)
  4. Laura (Hj. Asmin Laura Hafid) Bupati Nunukan.

Rekam jejak politik Hj.Leppa Hafid

“Selama mendampingi pak haji hafid 10 tahun menjadi bupati Nunukan saya setia dan mendukung langkah-langkah beliau. Keinginan terjun ke Politik setelah ada dorongan dari suami dan kedua ingin memberikan contoh pada generasi Muda harus punya mental dan nyali untuk membangun Nunukan dan bukan karena faktor Usia atau pendidikan semata, siapapun berhak untuk maju ke politik. Saya memang lulusan sekolah hanya paket

C tapi itu bukan halangan untuk membangun Nunukan” Katanya.

Darah politik H.Abdul Hafid Ahmad (Mantan Bupati Nunukan 2 Periode) terus mengalir ke istri, anak, cucu hingga menantu. Piawai di dunia politik yang menjadi kunci keberhasilan.

Hj.Leppa Hafid, sebelumnya telah duduk di DPRD Nunukan Periode 2014-2019 dan sekarang beliau Lewat kendaraan yang sama yakni Partai Hanura dengan perolehan 7 kursi di DPRD Nunukan. Terrpilih lagi untik kedua kalinya menjadi Anggota DPRD dan di tunjuk sebagai Ketua DPRD Nunukan Periode masa bakti 2019-2024.

“Jujur saya tidak pernah kepikiran bisa sejauh ini. Saya juga tidak menduga kenapa bisa saya berhasil mengikuti jejak politik bapak (H.Abud Hafid Ahmad, mungkin karena kehendak Nurani rakyat yang telah kita tanamkan dihati masyarakat selama ini, kalau kita baik pasa sesama inshaallah Tuhan membalas kebaikan kita dengan caranya sendiri, ”ungkapnya

Harapan saya “sekolah bukan halangan untuk membangun Daerah, percuma sekolah tinggi-tinggi tapi tidak ada keinginan berkontribusi untuk daerah.”tutup Hj Leppa. *

  • Redaksi dari berbagai sumber.

 

Continue Reading

Trending