Connect with us

Berita Tokoh Kaltara

Besok Deddy Sitorus Resmi Sandang Gelar Bangsawan Kesultanan Bulungan

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Rencana penganugerahan gelar bangsawan Kesultanan Bulungan, kepada Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA, dipastikan dilaksnakan besok, Kamis, 28/10/2021.

 

Penganugerahan gelar kebangsawanan Kesultanan Bulungan tersebut akan dilaksanakan di rumah besar, Tanjung Palas, atau dirumah jabatan Perdana Menteri Sultan Bulungan, di Jalan Kasimuddin tersebut.

“Besok insha Allah pelantikan atau penganugerahan gelar untuk pak Deddy Sitorus akan satu paket dengan Ibu Risma Trismaharini, Menteri Sosial Republik Indonsia, ” kata Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, gelar Pangeran Suryoatmodjo, melalui telpon selularnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setelah resmi menyandang gelar dari Kesultanan Bulungan, maka otomatis Deddy Sitorus menjadi keluarga besar, dan wajib didukung dan dijaga marwahnya oleh seluruh masyarakat adat tersebut, utamanya dari etnis Bulungan khususnya dan warga Kalimantan Utara pada umumnya.

Seperti yang saya bilang sebelum nya, kata Datu Buyung, pemberian gelar kebangsawanan Kesultanan kepada anggota DPR RI ini melalui pantauan dan dari berbagai sudut pandang lembaga adat.

Yang utama antara lain, perhatian Deddy Sitorus terhadap pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Yang tidak kalah penting sosok pak Deddy Sitorus juga sangat perhatian terhadap percepatan Sumber Daya Manusia (SDM) putra daerah Bulungan khususnya dan Kalimantan Utara secara umum, ” imbuh Datu Buyung Perkasa.

Secara terpisah, Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, dihubungi melalui telpon selularnya nya, beberapa waktu lalu membenarkan bahwa dirinya dan Menteri Sosial akan dianugerahi gelar kebangsawanan Kesultanan Bulungan di Provinsi Kalimantan Utara.

“Benar, besok saya dan ibu Mensos akan dianugerahi gelar kebangsawanan dari Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, ” kata Deddy Sitorus.

Tentu lanjutnya, dengan penganugerahan itu saya pantas mengucapkan rasa sukur, bahwa benar-benar diakui sebagai masyarakat Bulungan khususnya dan Kaltara pada umumnya.

Tentu dengan ini Juga akan menjadi cambuk untuk berbuat yang lebih giat lagi. Khususnya dibidang pembangunan kemasyarakatan dalam arti luas. *

Reporter : Sahri.

Tokoh Kaltara

Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Ajak Warga Menjaga Kondusifitas di Kaltara

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB), Provinsi Kalimantan Utara, Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, gelar Pangeran Suryoatmodjo, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dimanapun berada untuk terus memupuk tali persaudaraan antar sesama tanpa adanya perbedaan.

“Damai itu indah, oleh sebab itu menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaganya, agar daerah ini terus kondusif, ” kata Datu Buyung Perkasa.

Muncul nya perbedaan dalam cara pandang itu merupakan hal yang lumrah. Namun jadikan sebuah perbedaan untuk menjadi sebuah kekuatan besar dalam membangun daerah, bukan jadi pemicu perpecahan antar sesama.

“Ingat filosofi nenek moyang kita, hal yang besar dikecilkan dan yang kecil ditiadakan, ” ujarnya.

Untuk membangun daerah agar lebih maju lagi, tentu pula butuh Iklim kondusiftas yang bagus. Maka dengan demikian cita-cita kita untuk menjadikan Kaltara menjadi provinsi yang maju dan berjaya bisa segera terwujud.

Karena nya setiap hal yang bisa memicu SARA sebaiknya dihindari, kasihan anak cucu kita nanti bila kita tidak memupuk kedamaian itu secara terus menerus.

Kewajiban  bersamalah menjaga wilayah kita masing-masing dari isu yang bisa mengarah kepada perpecahan, bila ada gejala segera laporkan kepada aparat yang berwenang agar segera diambil langkah-langkah untuk mengantisipasi nya.

“Deteksi dini dan kewaspadaan dini itu penting, artinya jangan kita sampai lengah karena kelengahan akibatnya akan merugikan kita semua, ” tutup Datu Buyung Perkasa. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Nunukan

Lebih Dekat Dengan Hj Rahma Lepppa Hafid Ketua DPRD Nunukan

Published

on

Hj Rahma Leppa Hafid Ketua DPRD Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Lahir pada 29 Maret 1954 Hj. Rahma Leppa Hafid dibesarkan dengan keadaan keluarga yang sederhana, dari Sulawesi Selatan, Tarakan hingga sampai ke Kabupaten Nunukan.

Kisah hidup yang penuh perjuangan. akhirnya mengantar sosok Wanita tangguh ini  sukses mendampingi sang suami, yakni awal mulai dari berbisnis hingga sukses menjadi Bupati Nunukan dua periode yaitu masa bakti tahun 2001 – 2006 periode pertama dan  2006 – 2011 periode kedua.

Kisah Cinta

“Dari awal saya sebelum kawin dengan pak haji, tahun 1969 saya masih gadis dan bersekolah di Tarakan, bertemu dengan pak haji di Tarakan dirumah keluarga, kami bertemu tidak sengaja, saya juga tidak menyangka kami ini keluarga, saya waktu itu masih SMP dan saya jatuh cinta dengan pak haji, sosoknya bersahaja dan berkharisma, beliau juga dulu sempat berkuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) namun tidak selesai karena biaya. Tepat pada tahun 1970 saya menikah dengan beliau, “ kenang Hj Rahma Leppa

Dari perkawinan tersebut, lahir lah anak-anak, sebagai buah hati  (4 bersaudara),

  1. H. Asri Hafid (Laki-Laki)
  2. Hj. Asni Hafid Anggota DPD RI dapil Kaltara (Perempuan)
  3. Hj. Asmawati Hafid (Perempuan)
  4. Laura (Hj. Asmin Laura Hafid) Bupati Nunukan.

Rekam jejak politik Hj.Leppa Hafid

“Selama mendampingi pak haji hafid 10 tahun menjadi bupati Nunukan saya setia dan mendukung langkah-langkah beliau. Keinginan terjun ke Politik setelah ada dorongan dari suami dan kedua ingin memberikan contoh pada generasi Muda harus punya mental dan nyali untuk membangun Nunukan dan bukan karena faktor Usia atau pendidikan semata, siapapun berhak untuk maju ke politik. Saya memang lulusan sekolah hanya paket

C tapi itu bukan halangan untuk membangun Nunukan” Katanya.

Darah politik H.Abdul Hafid Ahmad (Mantan Bupati Nunukan 2 Periode) terus mengalir ke istri, anak, cucu hingga menantu. Piawai di dunia politik yang menjadi kunci keberhasilan.

Hj.Leppa Hafid, sebelumnya telah duduk di DPRD Nunukan Periode 2014-2019 dan sekarang beliau Lewat kendaraan yang sama yakni Partai Hanura dengan perolehan 7 kursi di DPRD Nunukan. Terrpilih lagi untik kedua kalinya menjadi Anggota DPRD dan di tunjuk sebagai Ketua DPRD Nunukan Periode masa bakti 2019-2024.

“Jujur saya tidak pernah kepikiran bisa sejauh ini. Saya juga tidak menduga kenapa bisa saya berhasil mengikuti jejak politik bapak (H.Abud Hafid Ahmad, mungkin karena kehendak Nurani rakyat yang telah kita tanamkan dihati masyarakat selama ini, kalau kita baik pasa sesama inshaallah Tuhan membalas kebaikan kita dengan caranya sendiri, ”ungkapnya

Harapan saya “sekolah bukan halangan untuk membangun Daerah, percuma sekolah tinggi-tinggi tapi tidak ada keinginan berkontribusi untuk daerah.”tutup Hj Leppa. *

  • Redaksi dari berbagai sumber.

 

Continue Reading

Tokoh Kaltara

Bila Dipercaya, H Andi Mutamir Siap Pimpin PPP Kaltara

Published

on

H Andi Mutamir SE SH MM Ketua DPC PPP Kabupaten Nunukan.

TANJUNG SELOR – Salah satu Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kaltara, H Andi Mutamir SE SH MM, asal Kabupaten Nunukan menyatakan diri siap memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Kalimantan Utara, bila mendapat dukungan luas, baik dari para kader maupun simpatisan partai berlambang Ka ‘ bah itu.

“Saya siap jadi Nakhoda PPP, apabila dipercaya oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan seluruh DPC di Kaltara, ” ujar H Andi Mutamir SE SH MM, Kepada media ini melalui pesan WhatsAPP, Rabu, 9/6/2021.

Menanggapi hasil musyawarah wilayah kedua di kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, belum lama ini, dimana menghasilkan 5 orang formatur, satu dari DPP, satu orang dari DPW dan 3 orang dari DPC.

Selain itu, lanjut H Andi Mutamir, keinginan kuat untuk memimpin PPP Kaltara, diantaranya berangkat dari rasa keperihatinan terhadap banyak nya kader yang pindah ke Partai lain.

“Tiga orang dari pengurus DPC yang masuk dalam formatur masing-masing, DPC Nunukan, Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung, ” kata H Andi Mutamir.

Sementara itu sesuai Peraturan Organisasi (PO) PPP, pemilihan ketua dan pengurus baru tersebut ditentukan oleh formatur.

“Insha Allah dalam waktu dekat tim formatur akan mengadakan pertemuan untuk rapat secara internal untuk menentukan siapa ketua DPW terpilih, ” ujarnya.

Harapan saya, lanjutnya, siapa pun yang terpilih agar benar-benar melakukan suatu perubahan yang besar ditubuh Partai Persatuan Pembangunan.

Apalagi kita ketahui bersama saat ini partai PPP berada diurutan terakhir. Dengan jumlah perolehan suara sekitar 4 persen lebih.

“Dimana akhir-akhir ini beberapa lembaga survei saat ini juga menempatkan suara partai berada dibawah 4 persen, tentu ini sangat memperihatiankan serta butuh perjuangan kedepan yang maksimal untuk mengembalikan kejayaan nya, ” imbuh H Andi Mutamir.

Termasuk mengembalikan kedigdayaan partai ini di Provinsi Kalimantan Utara. Ini bisa diraih bila seleuruh kader dan jajaran pengurus bahu membahu bersatu padu untuk membesarkan nya.

Artinya, siapa pun ketua terpilih nanti harus bisa membawa perubahan yang signifikan. Bukan seperti yang kemarin, dimana terus terjadi penurunan sehingga wakil PPP di DPRD semakin berkurang.

Kedepan pengurus baru nantinya, harus bisa memanfaatkan seluruh kekuatan, berkerja bersama, agar PPP kembali berjaya.

“Ketua terpilih harus juga proaktif berkunjung ke DPC-DPC, menggerak kan. Ortom dan sayap-sayap partai berkolaborasi dengan jajaran DPW, ” tegas H Andi Mutamir.

Yang tidak kalah penting ketua terpilih adalah sosok yang bisa diajak kerjasama, dan mau membesarkan partai.

“Jangan sampai hanya sekedar pasang orang tapi tak mau berkerja maksimal, ” tandasnya.

Karena perjuangan PPP kedepan semakin berat, serta butuh kerja keras agar bisa lolos parliamentary Threshold, ” tutup H Andi Mutamir. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi